Bandung - BANDUNGPOS.ID : Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat, Hari Susanto, menegaskan pentingnya keabsahan administrasi...
KOTA BANDUNG, Bandungpos.-- Presiden DILANS Indonesia, Farhan Helmy, menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian Festival Bandung Menggugat bertajuk “Diskusi Publik: Membedah Budaya Ableis dan Susahnya Mencari Ruang Inklusif di Bandung” yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026 di Bandung Creative Hub. Diskusi publik tersebut menjadi ruang refleksi bersama bagaimana budaya ableisme masih mengakar dalam kehidupan sosial, seni, budaya, hingga ekonomi yang secara tidak langsung memarginalkan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas. Dalam paparannya, Farhan menjelaskan bahwa ableisme bukan sekadar perilaku diskriminatif terhadap penyandang disabilitas, tetapi merupakan cara pandang sosial yang menilai...
KAB.BANDUNG, bandungpos.id — Upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia kembali dilakukan Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui program...
Bandung - BANDUNGPOS.ID : Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat, Hari Susanto, menegaskan pentingnya keabsahan administrasi...
KAB.BANDUNG, bandungpos.id — Upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia kembali dilakukan Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui program...
METRO BANDUNG, bandungpos.id — Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa beragam manfaat bagi kehidupan, termasuk di kalangan remaja. Namun di...
CIANJUR-Bandung Pos.id: Gelombang protes terhadap pembangunan hotel di Jalan Abdullah bin Nuh, Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur, terus membesar. Warga menilai...
KOTA BANDUNG, Bandungpos.-- Presiden DILANS Indonesia, Farhan Helmy, menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian Festival Bandung Menggugat bertajuk “Diskusi Publik: Membedah Budaya Ableis dan Susahnya Mencari Ruang Inklusif di Bandung” yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026 di Bandung Creative Hub. Diskusi publik tersebut menjadi ruang refleksi bersama bagaimana budaya ableisme masih mengakar dalam kehidupan sosial, seni, budaya, hingga ekonomi yang secara tidak langsung memarginalkan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas. Dalam paparannya, Farhan menjelaskan bahwa ableisme bukan sekadar perilaku diskriminatif terhadap penyandang disabilitas, tetapi merupakan cara pandang sosial yang menilai...