Daerah

Revitalisasi SMAN 1 Sindangwangi Majalengka Hadirkan Fasilitas Belajar yang Lebih Modern dan Nyaman

74views

MAJALENGKA, bandungpos.id – SMA Negeri 1 Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, terus berupaya meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Program yang didanai dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran agar tercipta lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan mendukung prestasi peserta didik.

Pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara swakelola oleh pihak sekolah dengan melibatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Pola ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada sekolah untuk mengelola pembangunan secara langsung, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga setempat.

Kepala SMAN 1 Sindangwangi, Edi Krisnandi, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas. Menurutnya, bantuan revitalisasi merupakan dukungan nyata bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Sekolah sangat membutuhkan sarana pembelajaran yang lebih baik bagi siswa. Oleh karena itu, bantuan revitalisasi ini menjadi dukungan yang sangat berarti dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah,” ujar Edi.

Program revitalisasi dilaksanakan selama 180 hari kalender, terhitung sejak 22 Juni hingga 19 Desember 2026, dengan total anggaran sebesar Rp1.607.594.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 12 ruang kelas direhabilitasi guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas ruang belajar sehingga siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dalam lingkungan yang lebih representatif.

Berbeda dengan proyek yang seluruh pekerjaannya diserahkan kepada kontraktor, revitalisasi di SMAN 1 Sindangwangi dikelola langsung oleh sekolah melalui mekanisme swakelola. Pelaksanaan pekerjaan melibatkan tenaga kerja dari lingkungan sekitar sehingga selain mempercepat proses pembangunan, program ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap sesuai target dan jadwal yang telah ditetapkan. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan agar progres pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

Edi menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi sepenuhnya mengacu pada ketentuan yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SMAN 1 Sindangwangi dengan kementerian. Karena itu, seluruh proses, mulai dari pengelolaan anggaran hingga pelaksanaan pembangunan, dilaksanakan sesuai aturan dan pedoman yang berlaku.

Mendorong Mutu Pendidikan yang Lebih Baik

Revitalisasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas lingkungan belajar di SMAN 1 Sindangwangi. Dengan fasilitas yang lebih baik, kegiatan belajar mengajar diharapkan berlangsung lebih efektif sehingga siswa semakin leluasa mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

Meski demikian, pihak sekolah mengakui bahwa kebutuhan pengembangan fasilitas pendidikan masih cukup besar. Oleh sebab itu, sekolah berharap program bantuan revitalisasi dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

“Masih banyak fasilitas yang ingin kami tingkatkan untuk mendukung proses pembelajaran. Kami berharap SMAN 1 Sindangwangi kembali memperoleh bantuan seperti ini sehingga sarana dan prasarana sekolah semakin lengkap dan mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa,” kata Edi.

Ia menambahkan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan bukan sekadar memperbaiki bangunan sekolah. Yang lebih penting adalah bagaimana sarana yang lebih baik mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang kondusif, serta membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk berkembang dan meraih berbagai prestasi.

Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMAN 1 Sindangwangi optimistis dapat terus meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan yang sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak peserta didik yang religius, kompetitif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (ask)***

Leave a Response