Bandung Raya

Seminar Muharrik Katapang: Tampil Percaya Diri, NU Harus Diterima dan Dicintai Masyarakat

171views

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID.
Seminar Muharrik Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Katapang menjadi ajakan tegas agar warga NU tampil dengan percaya diri, hadir aktif di tengah masyarakat, dan akhirnya menjadi kelompok yang dicintai. Kegiatan bertajuk “Pede Ber-NU” berlangsung khidmat dan dipenuhi antusiasme peserta di Kabupaten Bandung, Minggu (28/12/2025).

Puluhan kader NU dari berbagai tingkatan—mulai pengurus mengomel, badan otonom, hingga elemen pemuda—ikut serta sebagai upaya memperkuat jati diri dan militansi khidmat. Mereka diajak menyadari bahwa keberadaan NU bukan sekedar simbol organisasi semata, melainkan kekuatan sosial yang manfaatnya harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ketua MWC NU Kecamatan Katapang, Ustadz Awan Mulyana Al Murzani, menegaskan warga NU tidak perlu ragu menunjukkan identitasnya. Menurutnya, sikap percaya diri adalah kunci agar NU mampu berperan sebagai penggerak perubahan, penengah konflik, dan penjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kita tidak boleh minder karena NU memiliki warisan keilmuan dan akhlak yang kokoh. Ketika kita hadir dengan sikap santun, moderat, dan selalu mencari solusi, masyarakat akan merasa nyaman dan senang,” ujarnya. Tambahnya, “NU harus datang membawa keteduhan, bukan kegaduhan. Di situlah kita akan dicintai dan dibutuhkan. Bahkan, saya harap kader di Katapang bisa menjadi teladan: aktif di lingkungan RT/RW, membantu warga yang kesulitan, dan mengedepankan toleransi tanpa melihat latar belakang.”

Seminar Narasumber, KH. Mahmud Zubaidi, alumni Pesantren Lirboyo dan mantan pengurus Lembaga Falakiyah PCNU Kota Kediri menambahkan bahwa warga NU memiliki modal besar berupa tradisi keilmuan, akhlak mulia, dan komitmen yang kuat terhadap persahabatan. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kader NU untuk merasa kurang di ruang publik.

Menurut KH. Mahmud, generasi muda NU harus berani tampil di depan dengan mengusung nilai moderasi, toleransi, dan kearifan lokal. Dengan tetap berpijak pada ajaran para ulama, NU yakin akan terus menjadi kekuatan sosial yang dibutuhkan dan dirindukan oleh masyarakat. ( Iding/BNN )

Leave a Response