Kolom Sosial Politik

Lelaki “1000” Janda

389views

Oleh Ridhazia

Filosofi “Menafkahi Tak Harus Menikahi” menjadi alasan Roel Mustafa (45) mendampingi sejumlah perempuan yang tak lagi bersuami. Entah sang janda itu sedang sendirian karena ditinggal kematian atau bercerai.

Pokoknya yang menjadi target lelaki paruh baya asal Depok Jawa Barat itu janda yang kesepian dan terlantar. Terutama tanpa perhatian lagi anak-anaknya dalam keadaan serba kekurangan

Merasakan

Pilihan hidup bersama para janda menurut pengakuan Roel Mustafa tak lebih sebagai ekspresi yang tertunda atas pengalamannya hidup bersama ibu kandungnya yang juga janda.

Ia merasakan betapapun sulit posisi hidup sang ibu saat itu selepas tak bersuami lagi. Selain mengurus anak-anak dalam kesendirian ia justru masih sempat berbagi kebahagiaan dengan janda-janda lain sekampung.

Setiap saat ia menyisihkan uang dan makanan lalu berkumpul berbagi cerita di rumahnya. Malah dibekali uang dan makanan untuk di bawa pulang ke rumah masing-masing.

Berbekal pengalaman sang ibu, Roel Mustafa melanjutkan tradisi baik tersebut dengan menyisihkan penghasilan sebagai pebisnis . “Rasanya kebahagiaan itu layak jadi milik para ibu ibu hebat” ujar Roel.

Baginya memilih berbagi cinta, berbagi kebahagian dengan berbagi cerita itu membahagiakan dirinya. Bahkan sangat menghibur.

Kebahagiaan dan senyuman para janda menjadi vitamin bagi Roel Mustafa. Selain me dapatkan keberkahan karena didoakan.*

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response