
JAKARTA, Bandungpos.id
Jenderal TNI (Purn.) Coba Sutrisno wafat pada pukul 06.58 WIB, Senin (2/3/2026), di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Kehadirannya yang terakhir di dunia ini menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, mengingat kontribusi yang signifikan yang telah diberikan kepada negara selama masa hidupnya.

Setelah wafat, jenazahnya segera dibawa dari rumah sakit menuju rumah duka yang berlokasi di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Perjalanan konvoi pemakaman berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta tiba di lokasi rumah duka sekitar pukul 09.23 WIB.
Di rumah duka, keluarga dan kerabat dekat diberikan kesempatan khusus untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Banyak dari mereka yang datang dengan membawa rasa duka yang mendalam, mengenang peran Try Sutrisno bukan hanya sebagai tokoh negara yang berpengaruh, tetapi juga sebagai anggota keluarga yang dicintai dan dihormati.
Setelah proses penghormatan di rumah duka selesai, jenazah dipindahkan ke Masjid Sunda Kelapa sekitar pukul 11.30 WIB. Tempat ini dipilih sebagai lokasi pelaksanaan upacara salat jenazah, yang kemudian dilaksanakan secara khidmat setelah salat Dzuhur.
Upacara salat jenazah dihadiri oleh berbagai pihak penting dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pejabat negara, tokoh dari berbagai daerah di nusantara, serta masyarakat umum yang ingin menyampaikan rasa belasungkawa. Semua hadirin mengikuti setiap tahapan prosesi dengan penuh rasa hormat dan kesadaran akan kontribusi almarhum.
Setelah salat jenazah selesai, jenazah Try Sutrisno dibawa ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk dimakamkan dengan upacara militer sekitar pukul 14.00 WIB. Inspektur upacara pemakaman adalah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pada kesempatan tersebut, upacara inspektur pembacaan pidato penghormatan yang mengulas perjalanan hidup serta kontribusi almarhum bagi kemajuan bangsa. ( Ask/Id )***





