Kolom Sosial Politik

Pak Farhan, Ditunggu di Pasar Induk Gedebage!

477views

 

Oleh Ridhazia

Tumpukan sampah di Pasar Induk Gedebage tak pernah serius ditangani Walikota Bandung.

Entah sudah berapa kali, bahkan sejak berapa tahunan masalah sampah ini diprotes para pedagang. Tapi dibiarkan seperti sekarang.

Padahal pasar yang dibangun tahun 1980 itu sangat luas dan potensial mengubah perekonomian Bandung.

Lokasinya strategis di pinggir jalan utama Jalan By Pass Soekarno Hatta. Di area yang keseluruhannya seluas 14 hektar ini berdiri ribuan kios. Ditambah bangunan baru untuk pasar pakaian bekas.

Menyengat

Sampah di pasar induk ini memancarkan bau menyengat hingga tercium dari kejauhan. Cairan hasil pembusukan sampah atau leachate mengalir ke jalanan, menambah kesan kumuh.

Ditambah hujan yang mengguyur lokasi perdagangan ini semakin becek. Genangan air kotor pun meluas. Bahkan, jika banjir sampah-sampah plastik menyumbat sungai dan selokan hingga jalan by-pass Soekarno Hatta.

Ditunggu..

Walikota Bandung yang baru Farhan dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ditunggu di Pasar Induk Gedebage, ya!*

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response