Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Hadir dalam Aksi Nyata Pengabdian Sosial dan Kesehatan Desa Tejorejo

TEJOREJO, BandungPos.id — Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui program kerja, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan desa.
Salah satunya adalah pendampingan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan di hampir seluruh dusun di Desa Tejorejo.
Kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai dusun, yaitu Dusun Nglumbu pada 9 Juli, 3 Agustus, dan 10 Agustus 2026; Dusun Boja pada 13 Juli dan 13 Agustus 2026; Dusun Patembon pada 16 Juli 2026; Dusun Banyurip pada 21 Juli 2026; serta Dusun Krajan pada 7 Agustus 2026.
Dukung pelayanan kesehatan
Keterlibatan mahasiswa dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi KKN Undip dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa turut membantu administrasi, pendataan, pembagian makanan sehat, serta pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan untuk mendukung pemantauan tumbuh kembang balita.
Posyandu lansia
Mahasiswa juga terlibat dalam Posyandu Lansia, sehingga dapat berinteraksi langsung sekaligus memahami pelayanan kesehatan bagi berbagai kelompok usia.
Keterlibatan mahasiswa juga diperluas melalui kegiatan implementasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Desa/Kelurahan Sehat Iklim (DEKSI) bersama Kecamatan Ringinarum. Seluruh kegiatan menjadi ruang belajar bagi mahasiswa mengenai komunikasi, kerja sama, kepedulian sosial, dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan kekompakan ibu-ibu PKK serta kader Posyandu Desa Tejorejo. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, PKK, dan masyarakat menjadi bukti pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan desa yang sehat dan berdaya.
Program ini turut mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pelayanan kesehatan bagi balita dan lansia, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Dari Posyandu, mahasiswa belajar bahwa pengabdian bukan sekadar hadir, tetapi bergerak bersama masyarakat untuk menciptakan perubahan yang nyata.**
Penulis: Fitri Kurnia S_22010223130011_Kedokteran Gigi; Syifa Aqilah Prahadian_ 15000123140367_Psikologi; Chairunnisa Aqnesia Megumi_24050123130098_Statistika; Gresya Tesalonika Sihombing_21100123120036_Teknik Geologi; Dian Triya _40020623630070_Informasi dan Humas
Editor: Althaf Gauhar A.





