Mahasiswa KKN Undip Kobarkan Semangat Peduli Lingkungan melalui Edukasi Interaktif dan Permainan Edukatif

TEJOREJO, BandungPos.id — Kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai langkah awal membentuk generasi yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2025/2026 melaksanakan program edukasi pentingnya menjaga lingkungan bersih dan bebas dari sampah, serta membiasakan diri memilah sampah kepada siswa kelas III SD Negeri 2 Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, 20 Juli 2026 lalu..
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN yang berlangsung selama Juli hingga Agustus 2026.
Pemilahan sampah
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah sejak dini. Edukasi diberikan karena masih rendahnya pemahaman masyarakat, termasuk anak-anak, mengenai jenis-jenis sampah dan cara pengelolaannya. Dengan membangun kebiasaan yang baik sejak usia sekolah dasar, diharapkan anak-anak mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Jenis sampah
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian sampah, jenis-jenis sampah organik dan anorganik, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta manfaat memilah sampah. Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa KKN menggunakan metode pembelajaran interaktif melalui permainan edukatif dengan media Mading 3D Pemilahan Sampah. Dalam permainan tersebut, siswa diminta mengelompokkan replika berbagai jenis sampah ke tempat sampah tiga dimensi sesuai kategorinya. Suasana belajar yang menyenangkan membuat siswa aktif berpartisipasi, berdiskusi, dan berani menjawab pertanyaan yang diberikan.
Mading
Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung sehingga konsep pemilahan sampah tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Produk berupa Mading 3D juga diserahkan kepada sekolah sebagai media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam proses edukasi mengenai pengelolaan sampah. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG Nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah yang baik merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan yang sehat dan mencegah timbulnya berbagai risiko kesehatan; SDG Nomor 4: Pendidikan berkualitas melalui pemberian materi tentang pemilahan dan pengelolaan sampah dan pembelajaran interaktif melalui permainan edukatif sebagai media pendukung.; SDG Nomor 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui upaya menciptakan lingkungan Desa Tejorejo yang bersih, sehat, dan nyaman; serta SDG Nomor 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui edukasi pemilahan sampah dan pembiasaan mengelola sampah sesuai jenisnya sejak dini.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Tim KKN Undip berupaya mendorong terbentuknya kesadaran dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab demi terciptanya lingkungan yang berkelanjutan.
Guru pendamping SD Negeri 2 Tejorejo turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, setelah mendapat sosialisasi, siswa berubah ke arah yang lebih baik, yaitu tidak membuang sampah sembarangan lagi. Diharapkan kebiasaan memilah sampah yang telah dikenalkan dapat terus diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Penulis: Fitri Kurnia Setyaningsih_22010223130011_Kedokteran Gigi ; Syifa Aqilah Prahadian_15000123140367_Psikologi
Editor: Althaf Gauhar Auliawan





