METRO BANDUNG, bandungpos.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) menjadi tuan rumah acara “Mahkamah Agung (MA) Goes to Campus” yang mengusung tema “Pengenalan Profesi Hakim dan Aparatur Peradilan di Kalangan Gen Z”. Acara ini berlangsung Selasa, (22/10), di Aula Utama Unisba dan disiarkan juga secara langsung melalui kanal YouTube Humas Mahkamah Agung RI.
Terkait pihak-pihak yang terlibat, acara ini dihadiri oleh pejabat tinggi Pengadilan Jawa Barat, pimpinan Rektorat dan Dekanat Unisba, serta ratusan mahasiswa, terutama dari Fakultas Hukum.
Dalam sambutannya, Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penyelenggaraan acara ini. Ia menekankan pentingnya kegiatan tersebut untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa dan alumni bahwa kesempatan berkarir di MA tidak terbatas pada Sarjana Hukum saja, melainkan juga terbuka bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu lainnya.
“Profesi di MA beragam, meskipun beberapa posisi memerlukan latar belakang hukum. Dengan acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa lulusan psikologi, kedokteran, IT, dan lainnya juga memiliki peluang,” tuturnya.
Rektor menambahkan bahwa acara ini juga bermanfaat bagi mahasiswa dan alumni yang berminat menjadi aparat penegak hukum seperti polisi, jaksa, dan hakim.
“Ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal profesi hakim, yang merupakan profesi mulia karena membuat keputusan atas nama keadilan,” jelasnya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan memberi manfaat luas bagi semua peserta.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Dr. Sobandi, S.H., M.H., yang juga merupakan alumni Fakultas Hukum Unisba. Ia menyatakan bahwa pemilihan Unisba sebagai lokasi disebabkan oleh reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Barat.
“Kami ingin menarik minat lulusan Unisba untuk bergabung dengan MA sebagai hakim atau aparatur pengadilan di seluruh Indonesia,” ujarnya. Dr. Sobandi juga menekankan pentingnya memberikan akses kepada mahasiswa untuk berdiskusi dengan narasumber terkait tugas dan fungsi peradilan di Indonesia.
Adapun acara ini adalah tahun keempat penyelenggaraan MA Goes to Campus, setelah sebelumnya dilaksanakan di tiga perguruan tinggi lainnya. “Setiap acara selalu mendapatkan antusiasme besar dari mahasiswa. Sebelumnya, kami juga menggelar MA Goes to School di SMAN 1 Karawang untuk memotivasi siswa menjadi hakim dan aparatur peradilan,” jelasnya.
Ia menekankan kepada Gen Z untuk mempelajari teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (AI), guna mengikuti perkembangan zaman. “Penguasaan teknologi dan bahasa menjadi sangat penting di era 5.0 ini,” tambahnya.
Sobandi juga mengingatkan bahwa akhlak menjadi aspek yang tidak kalah penting bagi mahasiswa. “Di Unisba, kami memiliki semangat 3M—mujahid, mujtahid, dan mujaddid—yang menekankan integritas dan moralitas,” tutupnya.
Selain itu, acara ini juga mengundang dua orang narasumber, yaitu Kepala Sub Bagian Pengembangan Pegawai Biro Kepegawaian, Muzhar Khotib, S.IP., S.H., yang membawakan materi ‘Serunya Karir di Mahkamah Agung’ dan Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Dr. Riki Perdana R. Waruwu, S.H., M.H., yang membawakan materi ‘Pengenalan Profesi Hakim’.
Demikian acara ini dilaksanakan dengan kehadiran narasumber berpengalaman yang semakin memperkaya diskusi. Diharapkan acara ini menjadi wadah untuk memotivasi mahasiswa dalam meniti karir di bidang peradilan. Sehingga mahasiswa dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya di lingkungan akademik, tetapi juga bagi masyarakat umum.(dimas/bnn)





