METRO BANDUNG, bandungpos.id – Dalam rangka mengapresiasi karya para pelaku kreatif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menggelar perhelatan anugerah bertajuk “Anugerah Budaya Kota Bandung” di Hotel Horison Ultima, Jalan Pelajar Pejuang 45, Bandung, Sabtu, (2/11). Acara ini dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Drs. Dharmawan, yang didampingi oleh berbagai tokoh penting, termasuk pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung, jajaran FORKOPIMDA Bandung, serta pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan perwakilan perguruan tinggi yang fokus pada bidang kebudayaan.
Anugerah Budaya Kota Bandung merupakan penghargaan tahunan yang telah digelar sejak tahun 2006. Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Kota Bandung untuk menghargai individu dan lembaga yang telah berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal, serta memanfaatkan kearifan lokal sebagai kekuatan untuk pembangunan daerah. Sejak pertama kali digelar, lebih dari 190 penerima telah diakui atas kontribusinya dalam pengembangan budaya Bandung melalui karya-karya, ide kreatif, dan inovasi mereka.
Untuk tahun 2024, proses seleksi Anugerah Budaya telah dimulai sejak 2023 dengan mengumpulkan berbagai calon penerima, yang kemudian disaring melalui tahapan seleksi yang ketat oleh dewan juri. Seleksi dilakukan antara Agustus hingga September 2024, yang kemudian berlanjut ke penetapan 15 penerima penghargaan pada 26 September 2024 di Hotel Mitra. Para calon penerima yang terpilih kemudian mengikuti audiensi pada 2 Oktober 2024 di Hotel Grand Preanger untuk memfinalisasi penentuan pemenang.
Berikut ini adalah daftar lengkap 15 penerima Anugerah Budaya Kota Bandung Tahun 2024:
Ahda Imran – Bidang Sastra
Ahmad Farmis – Bidang Tari
Budi Dalton – Bidang Ritus
Burgerkill – Bidang Seni Musik
Dedi Rahmat – Bidang Kriya Gamelan
Doddy Kiwari – Bidang Teater
Inten Dewangga – Bidang Seni Tradisi
Jaka Bimbo – Bidang Seni Musik
John Martono – Bidang Seni Rupa
Komunitas 9 Matahari – Bidang Multimedia
Kopi Aroma – Bidang Kuliner
Nyentrik Production – Bidang Sanggar Seni
Toko Babah Kuya – Bidang Toko Obat Tradisi
Yasraf Amir Piliang – Bidang Konseptor Kebudayaan
Yeti Syaripah – Bidang Seni Musik Tradisi
Adapun dewan juri yang terlibat dalam seleksi tahun ini terdiri atas sejumlah ahli di bidang kebudayaan, antara lain Prof. Dr. Arthur S. Nalan, M.Hum., Dr. Etti Rochaeti S., M.Hum., Dr. Ismet Zainal Effendi, M.Sn., dan Dr. Ismet Ruchimat, S.Sen., M.Hum. Mereka menilai para calon penerima berdasarkan dedikasi dan inovasi yang telah mereka lakukan dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal di Kota Bandung.
Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan para penerima penghargaan dapat terus memberikan kontribusi positif, sekaligus memperkuat identitas kebudayaan Bandung yang kaya akan nilai-nilai tradisi dan inovasi.(dimas/bnn)





