
POLSEK MARGAHAYU, BANDUNGPOS ID.
Suasana teduh Masjid Al-Amin Polsek Margahayu kembali menjadi tempat berlabuhnya hati para personel kepolisian dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Kamis (11/12/25). Program ini tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas, tetapi sebagai ruang untuk membersihkan jiwa, menguatkan karakter, dan menata kembali niat dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.
Dengan mengangkat tema “Tasyakur Binnikmat”, seluruh anggota diajak merenungi setiap anugerah yang telah diberikan Allah SWT. Pesan syukur ini menjadi pengingat agar setiap langkah tugas kepolisian selalu berpijak pada ketulusan, integritas, serta keinginan untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Di tengah dinamika pekerjaan yang penuh tantangan, kekuatan spiritual menjadi pilar yang tak boleh ditinggalkan.
Kapolsek Margahayu AKP Hasbi Ask Sidiqie, B.Sh, turun langsung memimpin kegiatan, didampingi para Kanit yang hadir sebagai teladan sekaligus penguat bagi seluruh anggota. Kehadiran para pimpinan ini memberi pesan bahwa pembinaan iman bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga komitmen bersama untuk membangun kultur kerja yang bersih, jujur, dan saling mendukung.
Tausiyah yang disampaikan Dai Kamtibmas menggugah hati para personel. Ia menekankan pentingnya menjaga hati, bersyukur dalam segala keadaan, serta memupuk sikap saling menghargai di lingkungan kerja. Saat tugas menuntut ketegasan, tuntunan agama mengajarkan kelembutan. Ketika beban pekerjaan berat, keimanan memberikan kekuatan untuk tetap berdiri tegak.
Kegiatan Binrohtal ini menjadi ruang penyembuh mental, tempat anggota Polri kembali menemukan ketenangan dan makna dari setiap tugas yang dijalankan. Soliditas internal pun semakin diperkuat, karena hubungan yang dibangun dengan nilai-nilai spiritual akan melahirkan kekompakan yang lahir dari hati, bukan sekadar kewajiban kedinasan.
Polsek Margahayu berharap pembinaan rohani yang dilakukan secara rutin mampu melahirkan pribadi-pribadi Polri yang profesional, berakhlak mulia, dan semakin dekat dengan masyarakat. Dengan hati yang bersih dan iman yang kuat, setiap anggota diharapkan dapat menjalankan tugas penuh keikhlasan, mengutamakan pelayanan, serta menjadi sumber keteladanan bagi lingkungan sekitarnya. (Iding/BNN)





