
Bandung, BANDUNGPOS.ID- Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi berharap mampu mewujudkan ambisinya dalam menghadapi peta prsaingan di pentas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Nuryadi bahkan menegaskan targetnya meloloskan semua atletnya di seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov.
Ambisi tersebut bukan tanpa dilandasi pondasi yang kuat. Pasalnya, Nuryadi melihat dan menilai hasil sejumlah cabang yang telah menjalani babak kualifikasi yang umumnya mampu memenuhi ekspektasi KONI Kota Bandung.
“Soal progres, saya nilai menggembirakan. Lantaran itu kami membidik 80 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, semuanya harus terwakili oleh atlet-atlet kota Bandung,” ujar Nuryadi dalam konferensi pers Hasil Cabor Babak Kualifikasi di Aula KONI Kota Bandung Jalan Jakarta Kota Bandung, Senin (14/7/2025).
Nuryadi menegaskan akan ngarojong (mendorong) semua pihak agar mendukung upaya dari cabor dalam menghadapi babak kualifikasi.
Menurutnya, pembinaan dan persiapan jangan sampai terganggu dengan masalah administrasi. Cabor harus antisipasi target capaian, apalagi kalau nomor cabor banyak yang dikurangi atau diubah.
“Kita harus antisipasi hal-hal seperti itu (pengurangan cabor). Pembinaan dan semua persiapanpun harus fokus. Artinya jangan sampai terganggu oleh hal-hal menyangkut administrasi dan lain-lain,” tegasnya.
Secara keseluruhan, Nuryadi merasa puas atas hasil BK cabang olahraga yang telah digelar. Menurutnya, pencapaian berbagai cabor, salah satunya cabor karate, sesuai dengan target awal.
Ditempat yang sama, Ketua Pengcab PBVSI Kota Bandung, Komar Hidayat, optimis timnya bisa meloloskan atlet voli pasir setelah sebelumnya sukses meloloskan tim putra dan putri untuk voli indoor.
Kekuatan tim voli kota Bandung ditopang lewat kolabrasi pemain muka lama dan baru. Persentasenya 50:50. Dengan formasi yang tetap Komar optimis tim bola voli kota Bandung akan mampu menunjukkan superioritasnya di pentas Porprov tahun depan.
Komarpun menyinggung soal efisiensi anggaran yang menurutnya cukup berpengaruh. Meski hal tersebut akhirnya bisa sedikit menarik lapas lega, lantaran disisi lain muncul Bank BjB sebagai sponsor.
“Untuk voli indoor kami keluar sebagai juara wilayah, dan kami yakin untuk pasir pun bisa menyusul, target kami jelas, meraih emas di Porprov nanti,” tutur Komar.
Sementara itu Binpres Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kota Bandung, Gerry mengapresiasi atlet-atletnya yang berhasil meraih total empat medali emas, sekaligus mengantarkan Bandung menjadi juara umum dalam dua seri sebelumnya di Bandung dan Kuningan.
Cabang olahraga karate menjadi salah satu andalan Kota Bandung pada Babak Kualifikasi (BK) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Melalui sistem seri, tim karate Kota Bandung berhasil menunjukkan dominasi kuat dengan meraih hasil gemilang di dua seri awal yang digelar di Bandung dan Kuningan.
“Hasil dua seri di Bandung dan Kuningan tentu menjadi pencapaian yang luar biasa. Empat emas dari dua seri membuat peluang lolos ke Porprov semakin terbuka lebar,” ujar Gerry
Dari empat emas yang diraih, dua nomor menjadi sorotan karena berhasil mencetak prestasi back-to-back champions, yakni di kelas kumite 55 kg dan 67 kg. Dua nomor ini meraih emas dua kali berturut-turut dan berada di posisi teratas klasemen sementara. Mengingat hanya 12 atlet terbaik yang lolos ke Porprov, nilai mereka nyaris tidak terkejar.
Menurutnya kekuatan tim Bandung tidak hanya terlihat dari jumlah medali, tetapi juga konsistensi dan kualitas atlet yang mumpuni.
“Kami terus evaluasi semua kekurangan. Latihanpun dilakukan secara spartan. Tujuannya jelas yaitu, bukan hanya lolos, tapi juga merebut emas di Porprov nanti,” katanya.
Dengan capaian saat ini, karate menjadi salah satu tulang punggung perolehan medali bagi kontingen Kota Bandung. Kiprah gemilang mereka dalam babak kualifikasi menunjukkan kesiapan menghadapi persaingan ketat di Porprov 2026, yang akan digelar di tiga kota, yakni Bogor, Bekasi, dan Depok.
Selain karate, beberapa cabang olahraga lain yang telah memastikan tiket ke Porprov 2026 di antaranya adalah bola voli, bola basket, dan korfball. Sementara itu, renang dan bola voli pasir masih menjalani proses kualifikasi karena menggunakan sistem seri. (den)





