Olahraga

FORKI Kota Bandung Siap Cetak Quatrick di BK Porprov 2026

315views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI)) Kota Bandung Agung Satria Negara merasa bersyukur atas pencapaian hasil di Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

“Dengan hasil BK Seri I dan II tentu saya merasa puas, meski sebetulnya disisi lain masih bisa ditingkatkan lagi. Tapi itulah yang namanya kompetisi, kadang ada saja meleset-melesetnya. Secara keseluruhan atlet karate kota Bandung berpeluang lolos dengan adanya pembatasan usia maksimal 23 tahun,” ujar Agung saat jumpa wartawan di Laswee Café Jalan Laswi Kota Bandung, Senin 14/7/2025).

Sampai saat ini – lanjut Agung, Kota Bandung tidak kehabisan atlet karate. Banyak atlet junior hasil binaan kota Bandung. Karena itulah Agung berkomitmen untuk pembinaan berkelanjutan atlet asli asal kota Bandung. Lewat pembinaan terarah  dan berkesinambungan, hasil yang dipetikpun tentu tidak akan mengecewakan.

“Jika kemudian KONI Kota Bandung memberikan target 6 emas di Porprov, saya pikir itu masuk akal. Tapi bagi saya sih daripada over confidence rasanya lebih baik merayap tapi pasti dan akhirnya berujung surprise,” ujar Agung yang  terpilih kembali menakhodai FORKI Kota Bandung untuk periode 2025-2029, dan sebelumnya juga menjabat untuk periode 2020-2024.

Keberhasilan pola pembinaan berjenjang bisa dilihat ketika usia junior sudah mulai naik, atlet nomor kata juga mulai usia 21 mulai menapaki jenjang berikutnya. Dengan demikian banyak muka baru bermunculan.

“Sebetulnya ini program yang cukup bagus, tinggal perangkatnya saja untuk ketatalaksanaan. Contohnya soal mutasi atlet. Masih banyak atlet yang studinya di kota A tapi bermain di kota B, begitupun sebaliknya. Ini tentu harus dipertanyakan sekaligus juga harus dibenahi,” ungkap Agung.

Disinggung ihwal peluang di Seri III dan IV, Agung optimis raihan prestasi bisa diraih seperti halnya di Seri I dan II yang tampil sebagai juara umum, masing-masing dengan meraih 3 medali emas.

“Kalau di Seri I dan II saja bisa menjadi juara umum, kenapa tidak di Seri III dan IV. Artinya di Seri III dan IV pun kita optimis menjadi juara umum,” tegas Agung.

Adapun Seri III akan dilaksanakan bulan September di Kabupaten Bogor. Sementara Seri pamungkas atau Seri IV bakal digelar Desember di Depok. Agung mengatakan, tim karate Kota Bandung yang akan diturunkan pada Seri III dan IV kemungkinan sama dengan materi karateka di Seri I dan II.

“Sejauh ini FORKI Kota Bandung menggunakan sistem promosi degradasi. Jadi ranking terbaik atau 5 Besar nantinya akan difasilitasi oleh Pengcab FORKI kota Bandung. Kita bersyukur ada beberapa kelas di FORKI Kota Bandung terdapat lebih dari 1 atlet. Ini membuktikan pembinaan di FORKI Kota Bandung benar-benar berjalan. Imbasnya muncul kompetisi di internal dan ini bagus untuk memotivasi prestasi,” papar Agung.

Saat ini ada sekitar 80 atlet masuk Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab), ini terkait dengan BK Porprov yang berlangsung secara Series. Oleh karena itu siapapun bisa ikut serta, misalnya dari dojo, klub, perguruan maupun pengcab.

Agung menilai kekuatan karateka Bekasi patut diwaspadai seperti halnya pada head to head di Seri I. Akan halnya pada Seri III di Kuningan, karateka Kota Bandung head to head dengan kota Bogor. Meski demkian Agung memastikan beberapa kelas sudah aman.

“Sekarang ini kita buta kekuatan  dengan tuan rumah cabor karate Porprov yaitu Depok. Soalnya sebagai tuan rumah mereka mendapatkan wild card. Mereka mulai mendaftarkan nama dan kelas-kelasnya pada Desember. Itupun mereka boleh main boleh tidak. Walaupun demikian kami sudah memilki catatan nama-nama atlet mereka, misalnya dari Kejurnas di Riau,” ujar Agung.

Agung mengapresiasi dukungan KONI Kota Bandung yang secara moril dan materil sangat membantu, meski diakui Agung masih banyak “tambal sulam”nya. Sampai titik ini Agung menilai sebagai hal yang wajar.

“Saya memaklumi, KONI Kota Bandung juga masih banyak yang harus di urus. Sekarang saya berprinsip, apa yang bisa saya lakukan, ya lakukan saja. Saya bersyukur memiliki kepengurusan yang solid. Kita memiliki tim pelatih dan binpres yang solid juga. Seminggu tiga kali Pelatcab berjalan di Sesko AD. KONI pun alhamdulilah sudah mambantu matras,” ungkap Agung. (den)

 

 

 

 

Leave a Response