Oleh Ridhazia
Penelitian terbaru mengungkap kalau selingkuh itu ternyata genetik. Alias diturunkan dari nenek moyang dalam satu keluarga. Khususnya dari orangtua kepada anak kandungnya.
Pola perilaku selingkuh juga rentan terjadi pada tipe seseorang yang extrovert dan narsistik. Dua sifat itu dalam studi psikologi berkorelasi positif menyukai petualangan.
Apa itu selingkuh?
Tidak ada definisi yang tegas tentang selingkuh. Tapi kelaziman publik menyebutkan sebagai tindak menyeleweng, melanggar kesetiaan terhadap pasangannya, baik pacar, suami, atau istri.
Kata selingkuh disetarakan dengan kata affair atau serong.
Ekstrovert
Ekstrovert adalah tipe kepribadian yang dikenal dengan sifat ramah, ekspresif, dan mudah bergaul. Cenderung merasa lebih berenergi setelah berinteraksi dengan orang lain.
Individu dengan tipe kepribadian ini juga senang mencari pengalaman baru dan berkenalan dengan orang lain.
Narsistik
Kepribadian narsistik cenderung arogan, kompetitif, percaya diri berlebihan, dan tidak mempunyai empati.
Ia senang mengintimidasi dan merendahkan orang lain untuk kepentingan pribadinya. *
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.





