
Cianjur, BandungPos – Viral video desakan tagih janji Bupati Cianjur periode 2024-2029 di media sosial. Dalam video yang berdurasi pendek tersebut, sejumlah elemen masyarakat menagih jangji bupati saat kampanye, yang hingga saat ini dianggap belum direalisasikan.
Dalam video itu elemen masyarakat dari Lembaga Bantuan Hukum PC GP Ansor Kabupaten Cianjur menyerukan ajakan untuk menagih janji kampanye pasangan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Ramzy.
Ketua LBH PC GP Anshor Kabupaten Cianjur Aa Fawaid Abdul Qudus, dengan tegas menyatakan janji pasangan kepala daerah di Pilkada 2024 lalu, dan dimenangkan pasangan Mohammad Wahyu Ferdian dan Ramzy, hingga kini belum dipenuhi.
“Salah satunya adalah dana insentif sebesar Rp 25 juta per RT, bantuan pontren Rp300 juta tiap pesantren serta janji insentif para guru ngaji juga imam masjid,” kata Aa Fawaid Abdul Qudus.
Pihaknya menyerukan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan santri, untuk bersama-sama menagih janji tersebut.
“Saya sebagai bagian dari masyarakat Cianjur mengajak seluruh santri serta masyarakat untuk bersatu menuntut realisasi janji bupati dan wakol bupati Cianjur,” tandasnya dalam video viral tersebut.
Menagih janji kampanye, paparnya lagi, bukan sebuah tindakan yang tabu tapi ini adalah kewajiban, dan merupakan bagian dari kontrak sosial antara pemerintah juga rakyat yang harus diwujudkan agar tidak menjadi sekadar janji kosong tanpa bukti nyata.
Janji kampanye itu adalah komitmen untuk melaksanakan program yang telah disampaikan kepada masyarakat. “Saya menekankan pentingnya semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi pemerintahan.”
“Agar kebijakan yang diambil oleh pemerintah benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. Kita harus menjaga marwah pemerintahan, supaya tidak ada upaya penipuan terhadap rakyat,” tandasnya.
Pihaknya berharap bahwa GP Ansor Kabupaten Cianjur bahwa masyarakat bisa menyampaikan hak suara mereka untuk menagih janji kampanye Bupati Cianjur dengan Wabupnya saat kampanye.
Dengan tujuan hal itu bisa sesegera direalisasikan demi terciptanya kondusifitas dan kesejahteraan rakyat Cianjur.***





