
METRO BANDUNG, bandungpos.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Sivitas Akademika (SPeSIA) 2025 Gelombang 2 pada Selasa (11/8) di Aula Utama Unisba. Mengusung tema “Mewujudkan Pembangunan Indonesia Emas Melalui Islam-Smart-Lokal”, acara ini menampilkan Guru Besar Fakultas Teknik Unisba, Prof. Dr. H. Ina Helena Agustina, M.T., sebagai pembicara utama.
Awalnya dirancang sebagai forum diseminasi hasil riset mahasiswa setiap semester, SPeSIA kini berevolusi menjadi seminar nasional berskala luas dengan partisipasi dari berbagai kampus dan lembaga. Selain menjadi ajang publikasi, kegiatan ini juga berfungsi menyebarluaskan karya ilmiah mahasiswa, dosen, dan peneliti lintas bidang.
Sebagai pendukung peningkatan mutu publikasi, panitia turut mengadakan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah secara daring pada 17 Juli 2025, membahas pemanfaatan Mendeley sebagai reference manager.
Tahun ini, SPeSIA 2025 Gelombang 2 berhasil mengumpulkan 1.324 artikel ilmiah yang siap dipublikasikan dalam jurnal dan prosiding nasional sesuai disiplin ilmu, terindeks Garuda Dikti dan Google Scholar, serta dilengkapi DOI (Digital Object Identifier). Fakultas Ilmu Komunikasi memimpin kontribusi dengan 227 karya, diikuti FMIPA (222), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (206), Psikologi (149), Tarbiyah (126), Fakultas Teknik dan Syariah (masing-masing 124), Hukum (70), Dakwah (66), dan Kedokteran (10).
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., menegaskan bahwa SPeSIA bukanlah kegiatan baru, melainkan agenda berkesinambungan yang terus berinovasi demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan.
“Kami berharap SPeSIA memberi dampak besar, tidak hanya pada mutu mahasiswa, tetapi juga kemajuan institusi. Semoga menjadi pemicu peningkatan kualitas akademik, khususnya di bidang publikasi dan diseminasi riset,” ujarnya.
Menurutnya, manfaat SPeSIA melampaui pemenuhan syarat kelulusan. Sitasi dari artikel mahasiswa diharapkan memberi multiplier effect yang memperkuat kinerja akademik perguruan tinggi.
Ketua Pelaksana SPeSIA 2025, Ahmad Arif Nurrahman, S.T., M.T., menyatakan bahwa publikasi yang masif dapat memperbesar peluang Unisba naik peringkat di Sinta Dikti serta memudahkan sitasi karya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin agar riset benar-benar memberi dampak pada masyarakat.
Tahun ini, Bhakti Kencana University turut menjadi co-host. Artikel terpilih akan dimuat di Jurnal Riset terakreditasi Sinta. Untuk menjangkau audiens lebih luas, promosi dilakukan melalui TikTok dan Instagram dengan unggahan video presentasi serta konten edukasi SPeSIA yang menjadi portofolio digital peserta.
Sebagai apresiasi, Unisba memberikan penghargaan kepada penulis artikel terbaik di tiap fakultas. Penghargaan Best of The Best Presentation diraih oleh Priscilla Diar Pratiwi dari Fakultas Ilmu Komunikasi dengan skor 981 melalui artikel “Pengaruh Desain Komunikasi Visual E-Flyer di Media Sosial terhadap Minat Beli Konsumen”. Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan untuk kategori Konten Edukasi Paling Berdampak.(sani/bnn)





