Bandung Raya

Sinergi RMI PCNU Bandung dan PT Dulala: Dorong Modernisasi dan Kemandirian Pesantren

268views

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS.ID
Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Bandung resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Dulala International Supplaichain dalam upaya memperkuat ekosistem pesantren berbasis modern. Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dilakukan langsung oleh Ketua RMI PCNU Kab. Bandung, H. Budi Faisal Farid, bersama perwakilan PT Dulala, Amy Du Yu dan Bu Lisa, di kantor pusat Dulala, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Tangerang, Banten.

Acara penandatanganan yang digelar pada Selasa (12/11/2025) itu turut disaksikan jajaran pengurus RMI PCNU Kab. Bandung seperti H. Eet, H. Junjun, Ust. Zeni, dan Ust. Riki, serta sejumlah pimpinan PT Dulala. Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi mewarnai momen tersebut sebagai simbol sinergi antara dunia pesantren dan sektor industri modern.

Kerja sama ini menandai langkah baru bagi penguatan ekonomi pesantren melalui pendekatan teknologi dan efisiensi rantai pasok. RMI PCNU Kab. Bandung dan PT Dulala berkomitmen mengembangkan berbagai inisiatif sosial-ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan santri serta kemandirian lembaga pendidikan Islam.

Salah satu fokus utama dari kolaborasi ini adalah Program Makan Bergizi Gratis. PT Dulala akan berperan dalam penyediaan sarana pendukung seperti peralatan makan dan perlengkapan dapur (SPPG) bagi pesantren-pesantren di bawah naungan RMI PCNU Kab. Bandung. Inisiatif ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan dan gizi santri.

Selain itu, kerja sama juga mencakup pembangunan bangunan modular dan asrama santri yang efisien, nyaman, serta tahan terhadap risiko bencana. Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang belajar sekaligus tempat tinggal yang aman dan representatif bagi santri.

Melalui kolaborasi ini, RMI PCNU Kab. Bandung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan filosofi “Merawat Jagad, Membangun Peradaban.” Sinergi bersama PT Dulala diharapkan menjadi tonggak baru modernisasi pesantren yang tidak hanya religius, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan teknologi. (Iding/bnn)

Leave a Response