Olahraga

Perbasi Kota Bandung, Dari Mulai Pembuatan Website Sampai Gelaran Kejuaraan

503views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID –  Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Persatun Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Bandung Ambu Titi mengatakan, dimasa kepengurusannya semua aktifitas sempat vakum lantaran adanya badai Covid.

Lantaran itu tantangan diawal kepengurusannya, yaitu periode 2020 -2024 sangat berat, antara lain sulitnya mencari pemain, ditambah lagi saat itu adalah masa-masa menjelang Porprov digelar.

“Mengambil pemain itu (untuk Porprov) biasanya dari kompetisi. Sementara kompetisinya sendiri tidak ada. Akhirnya kita mengambil pemain dari semua klub bola basket yang ada di Kota Bandung untuk diseleksi  yang jumlahnya mencapa ratusan, sementara pemain yang diambil hanya 18 orang,” ujar Ambu Titi disela-sela Kejuaraan Bola Basket antar Klub Kelompok Umur Perbasi Kota Bandung 2024 di arena bola basket, komplek GOR Pajajaran, Minggu (28/7/2024).

Terlepas dari itu, Ambu Titi merasa bersyukur sebab diakhir masa jabatannya sebagai Ketua Umum Pengcab Perbasi Kota Bandung, telah diluncurkan website, meski – menurut Ambu Titi, belum sempurna.

“Kami, terutama Pak Erman dan Pak Wahyu membuat website ini untuk menyebarluaskan semua aktifitas di Perbasi Kota Bandung. Kita ini seharusnya menginduk ke Pengprov Perbasi Jabar kemudian ke Pengurus Pusat (PP). Namun terkadang hal itu berbenturan menyangkut Kelompok Umur,” ungkap Ambu Titi.

Website Perbasi Kota Bandung dalam penilaian Ambu Titi kadang disuka, namun disisi lain kurang direspon. Artinya sesuatu yang transparan kadang kurang mendapat simpati. Namun apapun itu responnya, website Perbasi Kota Bandung memang diperlukan untuk meramu semua data dan fakta di orbit perbolabasketan Kota Bandung.

Ditempat yang sama sekretaris umum Pengcab Perbasi Kota Bandung Wahyu Wijaya senada dengan statemen Ketua Umum, yakni lebih menyorot ihwal website yang baru dimiliki Pengcab Perbasi Kota Bandung. Dan ini menurut Wahyu merupakan salah satu program kepengurusan Pengcab Perbasi Kota Bandung masa bakti 2020 -2024. Website sendiri antara lain  membuat data base pemain, pelatih,ofisial dan wasit.

“Dan pada tahun 2024 atau tepatnya di bulan April , kita membuat website Perbasi Kota Bandung yang isinya kurang lebih merangkum data base pemain, pelatih, ofisial dan wasit. Jadi bagi warga kota Bandung yang membutuhkan informasi tentang bola basket di kota ini (Bandung) bisa membuka wabste kami, perbasibandung.id,” ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan website Perbasi Kota Bandung bisa juga dijadikan rujukan untuk media guna mencari data yang lebih akurat. Sampai saat ini disemua Pengcab Perbasi dilingkup Jabar, baru Pengcab Perbasi Kota Bandung yang memiliki website.

“Publikasi website ini bisa bermitra dengan media. Maksudnya kami menyediakan learning page nya, sementara media untuk pemberitaanya,” ujar Wahyu.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Bola Basket antar Klub Kelompok Umur Perbasi Kota Bandung 2024 Erman Sulaeman mengatakan, kejuaraan mempertandingkan kelompok umur (KU) 14,16 dan 18 putra putri.

Kejuaraan yang berlangsung sejak 12 hingga 28 Juli ini diikuti 56 tim dari semua katagori meski dari ke 56 tim ini tidak semua kelompok umur ada. Siklus di KU ini bisa dilihat perdua tahun karena biasanya ada klub yang kuat di KU ganjilnya atau genapnya.

“Oleh karena itu direntang waktu 2023- 2024 ini kami masih mengevaluasi. Kejuaraan sendiri terbagi dua sesi. Sesi pertama KU 10 dan KU 12 telah berlangsung April lalu. Kemudian yang digelar pada Juli ini adalah KU 14,16 dan 18,” ujar Erman.

Kejuaraan Bola Basket antar Klub Kelompok Umur Perbasi Kota Bandung 2024 ini terbagi menjadi 2 fase. Masing-masing Fase pertama menggelar 70 pertandingan yang berlangsung pada 26 April sampai 5 Mei 2024. Sedangkan fase kedua menggelar 109 pertandingan dengan rentang waktu  12 sampai 28 Juli 2024.

Erman mengatakan, kalau ditahap pembinaan anak-anak indikasinya baru belajar bermain, belum belajar berlatih. Di basket itu ada 3 tahapan, masing-masing learning to play, learning to traine dan learning  to competition.

“Khusus untuk KU 14,16 dan 18, terutama KU 16 dan 18 nantinya akan diproyeksikan untuk Kejurda, Porprov atau kejurnas. Di KU inilah ada seleksi pemain. Oleh karena itu ada standarisasi pemain yang ditingkatkan dengan statistic online dan live streaming. Dari sinilah klub dan atlet bisa mendapatkan data secara real,”tutur Erman.

Live streaming menurut Erman ada dua sisi, yaitu sisi publisitas agar semua orang mengenal olahraga bola basket sementara disisi lain baik atlet ataupun orang tua – terutama klub, bisa mereview hasil pertandingan dan mereka bisa menjadi akselelator dalam sebuah kejuaraan resmi yang bobot pertandingannya baik.

Sampai berita ini dibuat, babak final katagori putra dan putri masih berlangsung. (den)

 

 

 

Leave a Response