Kolom Sosial Politik

Negeri Para Politisi

16views

 

Oleh: Ridhazia

POLITISI  itu kerap menghalalkan segala cara, manipulatif, dan mengabaikan etika demi kekuasaan.

Mengapa?

Semua itu berakar dari persaingan politik yang ketat yang menuntut kemenangan sebagai satu-satunya cara mempertahankan pengaruh politik.

Mentalitas menang atau kalah (zero-sum game) telah memaksa para politisi memilih pertarungan keras, kotor dan anarkis sebagai keharusan.

Jalan realistis itu menjadi satu-satunya pilihan untuk mengamankan posisi agar tidak tersingkir dan mempertahanan kekuasaan.

Apalagi di negara dengan sistem politik transaksional — merangkul banyak partai sekaligus membentuk koalisi besar — mengasumsikan kekuasaan itu sebagai komoditas yang bisa diperjualbelikan dan mendapatkan jatah kekuasaan dan anggaran.*

 

 * Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim  di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response