Bandung Raya

Muskerwil II Wanita Islam Jawa Barat Perkuat UMKM, Dorong Perempuan Lebih Mandiri Secara Ekonomi

26views

METRO BANDUNG, bandungpos.id— Sebanyak 140 aktivis Wanita Islam dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) ke-2 Wanita Islam Jawa Barat yang digelar di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Bandung (Unisba), Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Wanita Islam Wilayah Jawa Barat Menuju Kemandirian Ekonomi Melalui Penguatan UMKM” ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tak hanya menjadi forum organisasi, Muskerwil juga dimeriahkan dengan bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk unggulan hasil karya pelaku usaha perempuan di Jawa Barat.

Pelaksanaan Muskerwil kali ini juga menjadi bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Bandung yang berorientasi pada penguatan kapasitas UMKM binaan Wanita Islam Jawa Barat.

Program tersebut memperoleh dukungan dari Kantor Admisi dan Sekretariat Rektor Unisba sebagai bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan organisasi perempuan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua Panitia, Dr. Madiha Brik Bajri, M.I.Kom, menyampaikan bahwa Muskerwil merupakan agenda rutin organisasi yang dilaksanakan sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Wanita Islam.

Menurutnya, selama lebih dari 64 tahun, Wanita Islam telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui penguatan keluarga serta pemberdayaan perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Perempuan Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga

Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Wanita Islam Jawa Barat, Dr. Astuti Kusumorini, M.Si., menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga yang kuat sekaligus menopang ekonomi umat.

Dalam sambutannya, ia menyebut Wanita Islam bukan hanya organisasi perempuan, tetapi juga rumah besar umat yang selama puluhan tahun aktif di bidang sosial, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Astuti, tantangan ekonomi keluarga yang semakin dinamis saat ini perlu dijawab dengan peningkatan kapasitas perempuan, salah satunya melalui pengembangan UMKM.

Ia juga mengajak seluruh kader Wanita Islam agar menjadi perempuan yang mandiri, bermanfaat, bermartabat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Selain agenda organisasi, kegiatan Muskerwil juga menghadirkan sesi pembinaan UMKM dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Hj. Ina Wiyandini, pemilik Ina Cookies, dan Bhakti Desta Alamsyah dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat.

Berbagai materi yang disampaikan mencakup strategi pengembangan usaha, motivasi kewirausahaan, hingga penguatan jejaring ekonomi perempuan agar pelaku UMKM semakin berkembang dan berdaya saing.

Diskusi panel tersebut dipandu oleh Prof. Dr. Sri Suwarsi, S.E., M.Si., yang memberikan penguatan terkait pengembangan kapasitas UMKM berbasis perempuan.

Sementara itu, bazar UMKM yang berlangsung sepanjang acara menjadi salah satu daya tarik utama. Aneka produk makanan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif hasil karya pelaku usaha perempuan ditampilkan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

Melalui Muskerwil ini, Wanita Islam Jawa Barat berharap solidaritas organisasi semakin kuat sekaligus melahirkan perempuan-perempuan mandiri yang mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.(ask)***

Leave a Response