Bandung Raya

Kang DS ‘Ngegas’ Soal Bandung Selatan: Pembangunan Harus Ramah Alam

235views

JAKARTA, BANDUNGPOS ID. — Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS, memaparkan arah kebijakan pengembangan wilayah selatan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Rabu (12/11/2025). Rapat tersebut dipimpin oleh Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana.

Dalam forum tersebut, Kang DS menjelaskan bahwa berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung diarahkan menjadi wilayah penyeimbang kawasan perkotaan inti. Wilayah ini terbagi menjadi dua lapisan pengembangan: zona didorong sebagai kota satelit pendukung kota inti, dan zona pengendali yang difokuskan pada kawasan lindung, konservasi, serta pariwisata di wilayah Bandung Utara dan Selatan.

“Arah kebijakan pembangunan harus selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Kita perlu melindungi keanekaragaman hayati, menjaga keseimbangan tata air, serta memastikan iklim wilayah tetap stabil dan berkelanjutan,” tegas Kang DS dalam paparannya.

Lebih lanjut, Kang DS menyoroti kawasan Bandung Selatan yang meliputi Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira). Selain berfungsi sebagai wilayah konservasi, kawasan tersebut kini juga tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan dengan kunjungan mencapai 7 juta wisatawan per tahun. Aktivitas wisata yang tinggi ini, menurutnya, turut memicu kemacetan setiap akhir pekan, sehingga diperlukan penataan dan penambahan akses transportasi yang memadai.

Untuk mengatasi hal itu, Pemkab Bandung tengah mendorong pembangunan jalan tol Soreang–Ciwidey–Rancabali, pengembangan cable car wisata, serta reaktivasi jalur kereta Cikudapateuh–Ciwidey guna meningkatkan konektivitas masyarakat dan wisatawan. “Kami ingin memastikan wisatawan dapat menikmati perjalanan yang nyaman tanpa mengorbankan kelestarian alam,” jelas Kang DS.

Selain infrastruktur, Pemkab Bandung juga menyiapkan Sekolah Rakyat di Ciwidey serta mengembangkan kawasan wisata baru agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga. “Bandung Selatan memiliki potensi luar biasa. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan seimbang antara kemajuan dan kelestarian lingkungan,” pungkas Kang DS. (Iding/bnn)

Leave a Response