Bandung Raya

H. Asep Deni Ramdani Resmi Jadi Ketua PMI Kabupaten Bandung Masa Bakti Tahun 2024 – 2029

673views

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID .
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat Irjen Pol (Purn). H. Adang Rochjana melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Bandung Masa Bakti Tahun 2024 – 2029 di Hotel Sutan Raja Soreang, Selasa (11/6).

Bupati Bandung Dr. HM Dadang Supriatna dan jajaran Forkompimda Kabupaten Bandung. Ketua PMI Jawa Barat Ketua PMI se Korwil 1 Jawa Barat dan tamu undangan lainnya hadir dalam acara pelantikan ini.

Dalam perayaannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan selamat atas dilantiknya dewan kehormatan, dan berharap pada pengurus PMI Kabupaten Bandung agar lebih aktif dalam menjalankan organisasi kemanusiaan.

” Saya mengucapkan selamat kepada Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Bandung dan mampu menjalankan amanah yang diberikan untuk kemajuan PMI Kabupaten Bandung dengan penuh tanggung jawab dan keiklasan” ungkap Dadang Supriatna.

Selain itu Dadang juga menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi era digitalisasi dan persiapan Indonesia Emas 2045.

“Kita tidak bisa menghindari persoalan digitalisasi. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional dan paham tentang digitalisasi,” ucap Dadang.

Ketua PMI Kabupaten Bandung masa bhakti 2024-2029 H. Asep Deni Ramdani, SP AMd., usai dilantik dalam perayaanya meyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota PMI Kabupaten Bandung karena telah sukses melaksanakan acara pelantikan ini dan rasa hormat kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan penuh untuk terselenggaranya acara ini.

Asep menyatakan kegiatan kepalangmerahan itu mencakup banyak hal, di antaranya pelayanan sosial, kesehatan, pelayanan darah, kebencanaan, penyiapan kaderisasi dan sumber daya manusia (SDM), pendidikan dan pelatihan, serta menyebarkan luasan prinsip-prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

Sedangkan yang menjadi prioritas di Kabupatem Bandung, menurut Asep adalah pelayanan kebencanaan dan pelayanan darah. Karena Kabupaten Bandung termasuk daerah rawan bencana.

“Sedangkan pelayanan darah kita berupaya untuk darah bisa memberikan atau menguranginya mengurangi kebutuhan untuk masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkas Asep. ( KTP /BNN )

Leave a Response