Uncategorized

Fikom Unisba dan USIM Malaysia Buka Ruang Belajar Global, Mahasiswa Belajar Lintas Budaya

16views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Belajar komunikasi tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas. Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) bersama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) menghadirkan pengalaman belajar yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan internasional.

Program yang digelar di Kampus Unisba, Jumat (28/8/2026), tersebut mencakup Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional, Visiting Lecturer, serta penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Fikom Unisba dan USIM.

Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah Fikom Unisba dalam memperkuat jejaring perguruan tinggi internasional. Menariknya, kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan proses pembelajaran yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Melalui interaksi mahasiswa Indonesia dan Malaysia, kegiatan dirancang untuk memperkenalkan pengalaman komunikasi lintas budaya. Mahasiswa mendapat kesempatan memahami bagaimana perbedaan generasi, budaya, dan lingkungan sosial dapat memengaruhi cara seseorang berkomunikasi.

Mahasiswa Indonesia-Malaysia Berinteraksi dengan Komunitas Lansia

Pengalaman belajar lintas budaya dimulai melalui kegiatan PKM Internasional. Mahasiswa Fikom Unisba dan mahasiswa USIM terlibat sebagai fasilitator dalam kegiatan bersama komunitas perempuan lansia Majelis Taklim Iqra Tamansari.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif. Mahasiswa tidak hanya menjalankan fungsi sebagai fasilitator, tetapi turut berdialog dengan peserta dan bertukar pandangan mengenai perubahan kehidupan masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital.

Dari Fikom Unisba, Santi Indra Astuti, S.Sos., M.Si., Ph.D., yang juga menjabat Wakil Dekan Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan, menyampaikan materi “Etika Medsos: Tata Krama di Ruang Digital.”

Pembahasan tersebut menekankan pentingnya kesadaran etis dalam menggunakan media sosial. Peserta diajak memahami bahwa kebebasan berkomunikasi di ruang digital perlu diiringi sikap santun, bertanggung jawab, dan menghargai pengguna lain.

Sementara itu, Dr. Muhammad Raqib Mohd Sofian dari USIM membawakan materi “Guarding Digital Harmony.” Materi ini mengajak peserta melihat pentingnya menciptakan komunikasi digital yang harmonis melalui penghormatan terhadap sesama, kemampuan memahami perbedaan, serta pemanfaatan teknologi secara bijak.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda. Mereka dapat belajar memahami sudut pandang generasi yang lebih tua sekaligus mengenali nilai sosial dan budaya yang hidup di masyarakat.

Pertemuan mahasiswa Indonesia dan Malaysia tersebut akhirnya tidak hanya menjadi proses berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pertukaran budaya dan pembentukan jejaring internasional.

Visiting Lecturer Perluas Wawasan Mahasiswa tentang Dunia Digital

Setelah terlibat dalam kegiatan pengabdian, mahasiswa kembali mendapatkan pengalaman akademik melalui Visiting Lecturer.

Program ini diikuti mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisba dari jenjang S1, S2, dan S3. Kehadiran akademisi dari Indonesia dan Malaysia membuka ruang diskusi mengenai komunikasi manusia, kepemimpinan, karakter Gen Z, hingga perubahan pola komunikasi akibat perkembangan teknologi digital.

Sesi tersebut dimoderatori oleh Ferra Martian, S.I.Kom., M.I.Kom., dosen Fikom Unisba.

Dosen Fikom Unisba sekaligus Ketua Tim Internasionalisasi Fikom Unisba, Dr. O. Hasbiansyah, menjadi salah satu narasumber dengan materi “Human Communication and Leadership for Career Success in Organizations.”

Dalam materi tersebut, mahasiswa diajak melihat komunikasi dan kepemimpinan sebagai bagian penting dalam membangun keberhasilan karier.

Kemampuan profesional, menurut perspektif yang dibahas, tidak cukup hanya ditopang kompetensi teknis. Kemampuan menjalin hubungan, menyampaikan gagasan, bekerja bersama orang lain, dan berkomunikasi secara efektif juga menjadi bekal penting ketika memasuki dunia organisasi dan pekerjaan.

Perspektif mengenai generasi muda kemudian diperdalam oleh Muhammad Raqib Mohd Sofian dari USIM melalui materi “Understanding Malaysia-Indonesia Gen Z Communication in Digital Age.”

Pembahasan ini mengangkat karakter komunikasi Gen Z di Indonesia dan Malaysia yang tumbuh di tengah lingkungan digital.

Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk membandingkan pola komunikasi generasi Z di kedua negara. Meski sama-sama akrab dengan media sosial dan teknologi, konteks budaya tetap memberikan warna tersendiri terhadap cara mereka berinteraksi dan membangun identitas.

Perubahan teknologi pun tidak hanya memengaruhi cara Gen Z menyampaikan pesan. Ruang digital turut membentuk cara mereka melihat diri sendiri, berhubungan dengan orang lain, dan memahami lingkungan sosial serta budaya.

Fikom Unisba-USIM Tandatangani Implementation Agreement

Rangkaian kolaborasi kemudian diperkuat melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Fikom Unisba dan USIM.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kerja sama kedua perguruan tinggi dapat terus diimplementasikan melalui berbagai kegiatan konkret.

Kolaborasi Fikom Unisba dan USIM sekaligus memperlihatkan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi dapat dikembangkan dengan menghadirkan mahasiswa secara langsung dalam pengalaman akademik dan sosial.

Model pembelajaran seperti ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar beradaptasi dengan perbedaan budaya, memperluas jaringan, serta membangun perspektif global.

Bagi Fikom Unisba, kolaborasi bersama USIM menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman belajar yang adaptif dan berwawasan internasional.

Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan berkembang melalui lebih banyak program kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, dosen, maupun masyarakat. Dengan demikian, hubungan Fikom Unisba dan USIM dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta menghasilkan dampak berkelanjutan.(askur/nmn)***

Leave a Response