Opini

OpiniParlemen

Ekstrakurikuler Pramuka Tetap Menjadi Pilihan Peserta Didik

Oleh : Kak. Yana Suptiana  & Kak Siti Noor Wadhatussa'adah Baca permendikbud 12/2024 nya bandingkan dengan permendikbud 63/2014. Bahwa permendikbud 12/2024 itu mencabut permendikbud 63/2014. Mendudukkan Gerakan Pramuka sebagai eskul pilihan bukan wajib sebagaimana eskul lainnya.  Sebetulnya keberadaan Gerakan Pramuka itu adalah amanat undang-undang, tidak bisa kemudian keputusan menteri menghapus regulasi yg lebih tinggi kedudukannya. Wallahu a'lam. Semoga juga bisa menjadi pencerahan untuk semuanya. BANYAK-- masyarakat yang bertanya atas tulisan viral yang beredar di media sosial seolah dengan terbitnya permendikbudristek no, 12 tahun 2024 Ekstrakurikuler Pramuka dihapus dan tidak boleh...
Opini

C20: Krisis Iklim Disabilitas yang Berkelanjutan

Oleh Farhan Helmy ( President Dilans Indonesia) SAYA -- membayangkan bahwa semua pemangku kepentingan yang ada di negara G20 menjadi pendorong sekaligus menjadi bagian dari upaya progresif untuk mendorong pencapaian agenda global Paris Agreement (PA)tahun 2030 dan 2050. Termasuk forum masyarkat sipil yang tergabung dalam C20. Dengan jumlah penduduk total sekitar 75 persen penduduk dunia, serta kekuatan 80 persen ekonomi merupakan kekuatan strategik untuk mendorong suatu perubahan progresif. Tentunya dengan suatu komitmen yang koheren, yang konsisten dijalankan dengan posisi pada setiap forum baik bilateral dan multilateral terus memperkuat dan progresif....
Opini

Pondasi Literasi Adalah The Art of Language

Oleh Dr. Tjahjo Suprajogo, MSi Motivator Minat Baca Nasional/PP GPMB/Dosen IPDN Arti literasi adalah salah satu kunci bagi perkembangan individu dan kemajuan masyarakat. Menguasai 6 dasar literasi, yaitu literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan, akan membentuk landasan yang kuat untuk pemahaman dunia sekitar kita. (Red BP/BNN) UNTUK LITERASI -- dasar berupa baca dan tulis (juga numerik). Fondasi literasi adalah the art of language (skill of language) yang meliputi mendengar (menyimak), berbicara, membaca dan menulis. Mendengar dan membaca sifatnya reseptif. Berbicara dan menulis sifatnya produktif. Literasi asal...
Opini

” Tukang Ngomong Praktik Kosong, Tanpa Buku Literasi Omong Kosong”

National Institute for Literacy, mendefinisikan Literasi sebagai “kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat.” Definisi ini memaknai Literasi dari perspektif yang lebih kontekstual. Dari definisi ini terkandung makna bahwa definisi Literasi tergantung pada keterampilan yang dibutuhkan dalam lingkungan tertentu. Oleh Bachtiar Adnan Kusuma PENULIS-- diudang Duta Baca Provinsi Sulsel, Ramlah di Launching bukunya tentang Demokrasi di Kafe Baca Jl. Adyaksa Makassar, Sabtu 2 Maret 2024. Penulis didapuk menjadi pembicara dan penulis kembali pertegas bahwa bicara Literasi, bicara...
Opini

Tujuh Sasaran Strategis Disabilitas untuk Jawa-Barat

Oleh  Farhan Helmy ( President Dilans Indonesia) TUJUH--usulan Sasaran Strategis (SS) Disabilitas untuk Provinsi Jabar disampaikan kepada Bappeda Jabar oleh delegasi perwakilan Organisasi Disabilitas (Opdis) di Jawa Barat Sasaran Strategis yang disusun melalui proses partisipatif dan interaktif melibatkan lebih dari 15 organisasi penyandang disabilitas: HWDI, PPDI, BILIC, CAI, ITMI, KPSMI, ITMI, DILANS Indonesia, Forpadi, Biruku, KPSI, BUDI, GERKATIN, LAHA, Areta Utama, Indo Kompeten, Rumah Kita, Perkumpulan Inisiatif, dan Pertuni. Delegasi dipimpin langsung oleh Suryaningsih Budi Lestari, Advocacy Program Coordinator dari OHANA Indonesia yang memfasilitasi keseluruhan proses penyusunan Rencana Aksi Daerah...
Opini

Pesan-Pesan Politik KH. Badri Mashduqi untuk Para Anggota DPR RI/DPRD Terpilh

Oleh Syaifullah, DALAM-- sebuah makalah almarhum KH. Badri Mashduqi yang telah menjadi koleksi lembaga Syaikh Badri Institute atau SBI dengan judul, "Peningkatan Peranan, Fungsi dan Potensi Umat P3 Utamanya Anggota DPR-nya di Semua Eselon," beliau memberikan pesan-pesan politiknya. Makalah ini diluncurkan pada tahun 1987, yang hemat penulis masih relevan untuk diangkat pada momentum politik menghadapi pemilu tahun 2024. Harapan penulis semoga dari beberapa pesan KH. Badri Mashduqi, pendiri Pondok Pesantren Badridduja Kraksaan Probolinggo ini, dapat memberikan manfaat dan menjadi motivasi serta inspirasi terutama bagi para anggota DPR, lebih-lebih bagi para...
OpiniPendidikan

Optimasi Motivasi Belajar Bahasa Inggris Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Materi Procedure Text Menggunakan Metode Star

Oleh Siti Noor Wahdatussa'adah,  S.Pd,( SMPN - 46 Kota BANDUNG )  Pembelajaran Bahasa Inggris di kalangan siswa menghadapi tantangan signifikan terkait dengan motivasi belajar, terutama ketika menjelaskan materi Teks Prosedur. Seringkali siswa mengalami kebosanan dan ketidakpuasan karena pendekatan pembelajaran yang kurang menarik dan tidak terhubung dengan kehidupan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam memahami dan menerapkan materi Teks Prosedur.   PEMBELAJARAN-- Berbasis Proyek ( Project-Based Learning /PJBL) muncul sebagai solusi yang menjanjikan untuk memecahkan tantangan ini. Dengan merancang...
Opini

In Memoriam: Rizal, Mandiri dan Fortuga 

Oleh Farhan Helmy ( Presiden Dilans Indonesia) POST-- aktivis mahasiswa, saya sering nongkrong di Yayasan Mandiri (YM), Jalan Cimandiri 26, Bandung, tempat dimana para aktivis Gerakan Mahasiswa '78 berkumpul untuk memelihara spirit pergerakannya di era Orba. Interaksi saya terbina dengan dengan para aktivisnya sejak mahasiswa, terutama berkaitan dengan isu pertanahan, agraria, dan lingkungan yang saya tekuni. Dari sekedar mentoring, diskusi,dan berlanjut diperkenalkan dengan kawasan binaannya di Cianjur Selatan maupun beberapa Pesantren di Jawa Tengah/Jawa Timur. Yayasan Mandiri merupakan salah satu simpul jejaring pergerakan di masa Orba. Saya sering berjumpa dan...
Opini

Menjelajahi Pemikiran Revolusioner Muhammad Abduh tentang Pendidikan Islam

Oleh: Algi Dimas Revanza* MUHAMMAD Abduh, seorang tokoh terkemuka dalam sejarah pemikiran Islam, telah memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap pendidikan Islam. Pada  artikel ini, kita akan menyingkap perjalanan intelektual Muhammad Abduh dan mengeksplorasi pemikirannya yang revolusioner tentang pendidikan Islam. Melalui pemikiran-pemikirannya yang inovatif, Abduh merumuskan gagasan-gagasan yang relevan dan penting bagi perkembangan pendidikan Islam hingga saat ini. Untuk memahami pemikiran Muhammad Abduh tentang pendidikan Islam, penting untuk melihat konteks sejarah dan yang mempengaruhinya. Abduh hidup pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, periode yang ditandai oleh kebangkitan intelektual dan...
Opini

“Andaikan Kau Datang Kembali”

Oleh Farhan Helmy ( President Dilans Indonesia) CATATAN-- yang tersisa lainnya dari #tour4DILANS, adik-adik dan sahabat saya para @relawanmahasiswa4dilans yang luar biasa, difabel netra dengan keterbatasannya begitu semangat menelusuri artifaks sejarah di Kota Tua dan Museum Fatahilah Jakarta. Kayaknya lagu "Andaikan Kau Datang Kembali", karangan Koes Plus yang dimainkan secara instrumental dengan gitar @tohpati, layak mengiringinya sebagai renungan untuk kita semua dalam memaknai hidup, berjuang untuk kebaikan dan tak pernah putus asa menjalaninya. "Terlalu indah dilupakan Terlalu sedih dikenangkan Setelah aku jauh berjalan Dan kau kutinggalkan Betapa hatiku bersedih Mengenang...
1 18 19 20 21 22 24
Page 20 of 24