Gaya Hidup

Gaya Hidup

Kartini-2025

Oleh  Muhammad Subhan Kartini hari ini bukan lagi satu sosok. Ia menjelma menjadi banyak. Ia hadir dalam ibu yang mengajar PAUD/TK, dll sambil menjahit. Dalam remaja desa yang mengajarkan coding kepada anak-anak. Dalam gadis kecil yang berani mengatakan, “Aku ingin menjadi ilmuwan”. JIKA- - Kartini hidup hari ini, ia mungkin tak lagi mengirim surat panjang ke Eropa. Ia akan menulis utas viral di Twitter (X). Atau mungkin membuat konten video TikTok tentang pentingnya pendidikan untuk anak-anak perempuan di desa-desa. Ia akan membuka ruang dialog di Instagram  Live . Menjawab komentar...
DisabilitasGaya Hidup

Ksatria JEDI Bernama Farhan Helmy dan Sepenggal Kisah tentang Pembiayaan Inovatif untuk Disabilitas dan Lansia

Oleh Jalal (Kang Jalal, pakar dan praktisi "Environmental, Social, and Governance"( ESG)) Sekitar satu tahun lalu saya menulis sebuah artikel yang datang dari kegundahan sejak lama. Di Indonesia, kita kerap mendengar istilah keuangan berkeanjutan diobral di ruang-ruang seminar dan di lembaran publikasi dari pemerintah dan bank. Tapi, sejumlah persoalan mendasar masih saja ditemukan, walau sudah lebih dari satu dekade kita mendengar dan menggunakan istilah itu. PERSOALAN-- implementasi tentu saja seabrek. Tapi yang saya tuliskan di artikel itu bukanlah soal kesenjangan antara konsep dan realitas, melainkan kekurangan mendasar dari konsep keuangan...
Gaya Hidup

Ngopi Sewarung : Melepas Kemelekatan

Ngopi Sewarung : State Company PASCA-- perang dunia kedua, para kolonialis membentuk nation (negara) di berbagai sudut dunia dengan semangat coorporate (company). Presiden itu ibarat direktur utama (Dirut), MPR dan DPR itu komisaris. MA, MK sebagai pengawas. Rakyat adalah konsumen sekaligus pasar. Birokrasi adalah sistem manajemen. Gubernur dan bupati -walikota adalah kepala cabang. Jadi kalau mau ikut andil di dalamnya anda harus punya saham dulu. Melepas Kemelekatan Kadang kita perlu melepas semua hal yang melekat di dalam tubuh kita. Kemelekatan status sosial, status akademis, jabatan, harga diri, keinginan berlebihan, perasaan...
Gaya HidupMetro Bandung

Jawa Barat Alami Inflasi 0,35 Persen di Akhir Tahun 2024

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat pada Desember 2024, Provinsi Jawa Barat mengalami inflasi secara bulanan atau month to month (m-to-m) sebesar 0,35 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sukabumi sebesar 0,84 persen dan terendah di Kabupaten Bandung sebesar 0,20 persen. Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jabar Ninik Anisah menyampaikan, komoditas penyumbang utama Desember 2024, di antaranya telur ayam ras, cabai merah, minyak goreng, cabai rawit, dan bawang merah. Sedangkan untuk Nilai Tukar Petani (NTP), pada Desember 2024 tercatat sebesar...
DisabilitasGaya HidupMetro Bandung

Teman Baruku, Nizam, Anak Osteogenesis Imperecta

Oleh Farhan Hekmi ( Preseident Dilans Indonesia SAYA--punya teman baru, Ahmad Nizam Hamdani, (10 tahun),  kelas 4 SD. Ayahnya seorang wiraswasta, ibunya seorang ASN di suatu Dinas di Cianjur. Di hari Natal, kami sama-sama sedang menunggu jemputan.di parkiran IKEA. Saya menatap Nizam karena berkursi rada dan dua kakinya dibalut, sebaliknya mungkin diapun menatap saya yang juga berperan tetapi berkursi roda elektrik yang mungkin baru dijumpainnya. Saya mencandainya. dia Tidak kalah seru reaksinya, "pakai robot Om!". Gesture keluarga ini sepintas menunjukkan suatu keluarga yang sangat terbuka  dan akrab walaupun bertemu dengan...
Gaya HidupResensi

Masrur Makmur Latanro, Tokoh Pengusaha, Ulama, Pendidik yang Menulis

SIAPA-- yang tak mengenal Haji Masrur Makmur Latanro, sosok pengusaha, ulama, pembelajar dan pendiri pondok pesantren terkemuka di Sulawesi Selatan, Shohwatul Is’ad. Namun, tak banyak mengenal kalau Masrur Makmur Latanro adalah pengusaha terkemuka di Bali yang telah bertahun-tahun bermukim dan mengabdi di kota Denpasar. Namun kelebihannya, selain aktif sebagai pengusaha, ulama juga memiliki kepiawaian dalam menulis buku. Seperti laksana pelangi ragam warnanya, ia pernah menjadi supir pribadi pengusaha besar Haji La Tunrung, menjadi pengusaha valuta asing di berbagai nusantara. Masrur dikenal sebagai muballigh, jebolan pesantren IMMIM, pendiri pesantren, bisnis kuliner...
Gaya HidupMetro Bandung

Debi Agusfriansa Rahayu, S.H, M.H, M.AP, C.NNLP, C.PS. Pendiri Jabar Bantuan Hukum

MENGENAL --sosok Debi Agusfriansa Rahayu, SH, MH, M.AP, C.NNLP, C.PS. lahir di Subang, 13 Agustus 1993. Ia memiliki seorang istri bernama Maharani Meidyrosha yang telah dikaruniai 2 orang anak bernama Marchio Dareen Friansa dan Mizyan Dilfan Friansa. Riwayat Pendidikan  diawali TK Kemala Bhayangkara, Kab. Subang,  SDN Moh. Toha I, Kota Bandung, SMPN 38 Bandung, SMAN 11 Bandung, S-1 Ilmu Hukum, Universitas Kristen Maranatha, S-2 Ilmu Hukum, Universitas Padjadjaran dan  S-2 Ilmu Administrasi Publik, Universitas Terbuka. Ayah Debi Agusfriansa berasal dari Kota Bandung, Jawa Barat yang merupakan Purnawirawan Perwira Menengah Kepolisian...
Gaya Hidup

Lelaki dari Negeri Seberang Berkhitmad dengan Lelaki dari Timur

Oleh Bachtiar Adnan Kusuma, S.Sos.MM (Peraih Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaka) LELAKI-- dari Negeri seberang begitulah istilah yang penulis berikan kepada M.Kh. Rachman Ridhatullah, M.Si. ketua satu Pengurus Pusat Gerakan Pembudayaan Minat Baca, mantan Ketua DPD GPMB Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Selain dikenal sebagai penggerak literasi di Jawa Barat, Rachman Ridhatullah adalah penulis, dosen Fikom Unpad dan penerbit. Yang jelas, penulis menegaskan kalau sosok Rachman ini menarik. Selain dikenal rendah hati, humanis, penyuka bergaul dan perekat silaturahmi, ia juga suka berdiskusi dengan tokoh-tokoh dari berbagai aktivis literasi di Indonesia....
1 2 3 5
Page 1 of 5