
Oleh: Ridhazia
DUNIA kehilangan seorang tokoh muslim Syiah kharismatik, pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran dan Panglima Angkatan Bersenjata Ali Hosseini Khamenei.
Ia diberitakan wafat setelah media pemerintah Iran mengonfirmasi pada Minggu dini hari. Kematiannya akibat serangan rudal gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang dilancarkan pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Paling Berkuasa Terlama
Ayatollah Ali Khamenei (1939-2026) menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 4 Juni 1989 sekaligus pemimpin terlama di Timur Tengah saat ini selama 36 tahun.
Melalui sentralisasi kekuasaan yang stabil selama empat dekade, ia orang kepercayaan Ruhollah Khomeini ini adalah anggota Dewan Revolusioner.
Ia pernah menjadi presiden dua periode dari tahun 1981 hingga 1989 sebelum menjadi pemimpin tertinggi pada tahun 1989.
Dalam posisi politik yang mulus, ia kerap menjadi target pembunuhan. Tahun 1981 seusai salat di Masjid Abuzar, Teheran dan tahun 1985 setelah salat Jumat di Universitas Tehrran
Keturunan Nabi Muhammad
Data dari Wikipedia Ali Khamenei merupakan keturunan ke-38 Nabi Islam Muhammad SAW dari jalur Husaini. Sekaligus sebagai bagian dari keluarga Ahlul Bait dengan gelar kehormatan sebagai “Sayyid”
Marja’ Syiah
Ali Khamenei juga sebagai marja’ Syiah yakni ulama tertinggi yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan fatwa hukum agama setelah Al-Qur’an dan Imam.*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.





