Halal bi Halal HKTI Jabar, Ketum HKTI Jabar Diyan Anggraini : “Puncak Harlah HKTI Jabar ke- 52 akan Dirayakan di Kabupaten Bandung”
HKTI Jabar Halal bi Halal dan Ekspos Program Prima Desa
KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS–Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat mengadakan acara halal bi halal Idul Fitri 1446 Hijriah sekaligus rapat koordinasi dan ekspos program prima desa (mandiri untuk desa sejahtera).
Hadir diacara itu Ketua Umum HKTI Jabar Diyan Anggraini , Sekretaris Umum HKTI Jabar H.Yayat S Andhie,Dewan Penasehat DPD HKTI Jabar Dr.Ir.Duddy R Dewayana M.Ed,Agr.MP, para ketua dan pengurus DPC HKTI di 27 Kota dan Kabupaten berlangsung di Gedung Universitas Padjadjaran,Jl Dipati Ukur,Kota Bandung,Sabtu (19/4/2025).
Diawali dengan laporan singkatnya ketua panitia acara halal bi halal HKTI Jabar, ibu Ina Danarwati yang pada intinya tujuan diadakannya halal bi halal ini untuk mempererat silaturahmi antara para pengurus DPC dengan DPC lainnya serta DPC dengan DPD HKTI Jabar.
Sedangkan Sekretaris Umum HKTI Jawa Barat, H.Yayat S. Andhie melaporkan, bahwa DPC HKTI di 27 Kota dan Kabupaten telah terbentuk.Tapi,dari 27 DPC HKTI Kota dan Kabupaten yang belum ditetapkan tiga,diantaranya DPC HKTI Kota Cirebon,Kabupaten Pangandaran dan Sukabumi.
” Tapi dalam waktu dekat akan segera ditetapkan”, katanya.
H.Yayat S Andhie selaku Sekretaris Umum HKTI Jabar dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih atas kehadirannya para ketua dan pengurus DPC HKTI di 27 Kota dan Kabupaten pada acara halal bi halal yang baru pertama kali dilaksanakan.
“Yang jelas kami ingin berkumpul sejak pertama lebaran, suasana seperti ini sangat kami dambakan. Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilaturahmi dan semua bisa hadir,” ujarnya.
Yayat pun berharap kepengurusan yang tergabung di HKTI semangkin kompak agar tujuan dan harapan kita bersama dapat terwujud.
Seperti yang telah termaktub HKTI bertujuan meningkatkan pendapatan kesejahteraan harkat dan martabat insan tani,penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya.
“Melalui pemberdayaan rukun tani komoditas usaha tani dan percepatan pembangunan pertanian serta menjadikan sektor pertanian sebagai basis pembangunan nasional sebagaimana termaktub dalam undang-undang dasar 1945”, papar Yayat.
Sedangkan Dewan Penasehat DPD HKTI Jabar Dr.Ir.Duddy R Dewayana,M.Ed,Agr.MP menegaskan ada pentingnya koordinasi antara DPD dengan DPC,petani juga dengan pemerintah
“Para pengurus DPD dan DPC ini bukan para pengurus ecek ecek karena banyak juga para ketua DPC yang ahli pertanian,akademisi,juga anak anak muda yang bisnis di pertanian, ada yang ahli teknik pertanian dan ada yang ahli IOT ( Internet of Things) yang berbasiskan teknologi lebih canggih.
Duddy juga menegaskan, yang paling utama bagaimana menyalurkan keputusan yang sangat bermanfaat buat petani mulai dari DPN turun ke DPD dan kemudian ke DPC turun ke anak cabang sampai ranting.
“Contohnya pupuk atau penerima gabah atau bantuan modal harus di perhatikan oleh DPD HKTI Jabar”, paparnya.
Sementara itu Ketua Umum HKTI Jabar Diyan Anggraini menyebutkan,HKTI Jabar akan mendukung terwujudnya Astacita yang diusung Presiden Prabowo Subianto yakni swasembada pangan serta ketahanan energi. Juga akan mendukung program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam upaya mensejahterakan masyarakat dibidang pertanian serta ketahanan pangan.
“Saya selaku Ketua Umum HKTI Jawa Barat siap mendukung program tersebut”, katanya.
Disela sela sambutannya, Ketua Umum HKTI Jabar Diyan Anggraini menyebut puncak acara hari lahir (Harlah) HKTI ke 52 tahun yang jatuh di bulan Mei akan dirayakan di Kabupaten Bandung, akan diisi dengan berbagai kegiatan yaitu pameran hasil produk unggulan DPC HKTI se Jawa Barat,seminar,pameran mesin pertanian pasca panen,focus group discusscion (FGD),memamerkan pupuk organik dll.
Diyan Anggraini juga menyebut telah terbentuknya Koperasi Multi Pihak Makmur Indonesia yang di ketuai Bpk Obrien Noviar yang juga selaku Wakil Ketua DPD HKTI Jabar bidang Koperasi dan UMKM .
Dalam kesempatan di acara halal bi halal itu,Diyan Anggraini selaku Ketua Umum HKTI Jabar memaparkan pogram Prima Desa HKTI antara lain: Pengembangan ekonomi desa : Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan usaha dan ekonomi lokal. Peningkatan kapasitas petani : Meningkatkan kapasitas petani dan peternak melalui pelatihan dan pendampingan. Pengembangan infrastruktur desa : Meningkatkan kualitas infrastruktur desa untuk mendukung pengembangan ekonomi dan sosial. Pengembangan lingkungan: Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Manfaat Program Prima Desa HKTI antara lain: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa: Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Meningkatkan kapasitas petani : Meningkatkan kapasitas petani dan peternak untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Meningkatkan kualitas infrastruktur desa: Meningkatkan kualitas infrastruktur desa untuk mendukung pengembangan ekonomi dan sosial. Meningkatkan kesadaran lingkungan: Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Dengan demikian, program Prima Desa HKTI dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa melalui pengembangan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan. **(Adem/BNN)





