Kolom Sosial Politik

Pengungsi Palestina Direlokasi ke Indonesia?

649views

 

Oleh RIDHAZIA

Indonesia menjadi “kantong” relokasi 2.000.000 penduduk Jalur Gaza – Palestina seusai perdamaian Hamas-Israel.

Namun ide dari Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengundang tanya.

Ide merugikan dan diduga ditunggangi Yahudi Israel. Relokasi ke Indonesia sebagai siasat untuk mengenyahkan penduduk Jalur Gaza dari Tanah Air Palestina.

47 ribu tewas

Pusat Medis Sheba melaporkan lebih dari 250 warga sipil dan militer Israel diculik dan 1.200 orang yang tewas dalam serangan Hamas ke Israel.

Juga lebih dari 47.000 warga Palestina tewas dalam serangan Israel ke Jalur Gaza. Sedikitnya 2,3 juta orang menjadi tunawisma.

Kota Gaza, adalah sebuah kota terbesar di negara Palestina dengan populasi 515,556 orang.

Kota Tua

Kota ini sudah terbentuk sejak sekitar abad ke-15 SM. Dalam perjalanan sejarah, kota tua dikuasai bangsa Mesir Kuno selama sekitar 350 tahun.

Pada 635 Masehi, kota tersebut menjadi kota pertama yang menjadi pusat hukum Islam. Dan, mencapai masa keemasan pada era Kesultanan Utsmaniyah. Tapi
Kota Gaza jatuh ke tangan pasukan Inggris pada Perang Dunia I.

Gaza ditaklukkan Israel saat Perang Enam Hari pada 1967. Tapi pada 1993 kota tersebut diserahkan kepada Otoritas Nasional Palestina.

Sebuah konflik bersenjata pecah antara faksi politik Fatah dan Hamas menyebabkan kota bersejarah itu tak pernah stabil. Di tambah konflik berkepanjangan antara Israel versus Hamas yang menguasai Jalur Gaza. *

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response