Bandung Raya

AI Ready ASEAN Hadir di Unisba: Buka Jalan Literasi Digital Lewat Coding & Kecerdasan Buatan

218views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hour of Code, sebuah kelas coding yang merupakan bagian dari program literasi digital AI Ready ASEAN. Kegiatan ini digelar berkat kolaborasi ASEAN Foundation dengan Ruangguru Foundation dan didukung penuh oleh Google.org untuk periode 2025–2026. Sekitar 2.000 mahasiswa baru Unisba mengikuti pembelajaran interaktif berdurasi 60 menit guna mengenal dasar-dasar pemrograman.

Menggunakan platform Hour of Code, sesi belajar ini dirancang ramah pemula, termasuk bagi peserta yang belum pernah bersentuhan dengan teknologi informasi. Melalui pendekatan berbasis permainan, simulasi, serta penyelesaian masalah sederhana, mahasiswa diperkenalkan pada logika pemrograman dan konsep dasar kecerdasan buatan (AI).

Menurut laporan We Are Social & DataReportal Indonesia 2024, 90 persen generasi muda Indonesia aktif berselancar di dunia maya. Namun, riset Kemendikbudristek & Katadata Insight Center 2023 menunjukkan hanya 8,1 persen di antaranya yang memahami dasar-dasar coding.

“Kesenjangan keterampilan digital ini perlu dijembatani segera. Hour of Code menjadi langkah sederhana sekaligus efektif untuk membuka jalan belajar coding, bahkan bagi mereka tanpa latar belakang teknis,” tutur Arman Wiratmoko, Chief Financial Officer Ruangguru.

Klas di Unisba menunjukkan bahwa pemrograman bisa dipelajari siapa saja, kapan saja. Peserta mulai dikenalkan pada konsep dasar seperti sequencing, looping, hingga conditional statements, yang kemudian dipraktikkan dalam bentuk permainan edukatif.

Bagi mahasiswa yang ingin melangkah lebih jauh, Ruangguru Foundation menyediakan akses gratis ke modul lanjutan, meliputi Etika AI, pembuatan prompt sesuai kebutuhan, pemanfaatan AI untuk produksi konten, serta topik literasi digital lainnya.

Selain itu, tersedia pula kesempatan mengikuti training of trainers (ToT) gratis untuk menjadi Master Trainer. Syaratnya, peserta berusia minimal 15 tahun, memiliki perangkat digital dengan akses internet, aktif di komunitas, dan pernah terlibat dalam kegiatan teknologi atau literasi digital. Setelah menyelesaikan pelatihan minimal 20 jam, mereka berhak memperoleh sertifikat resmi dari ASEAN Foundation dan Ruangguru Foundation.

Dalam acara tersebut, hadir pula Najwa Nur Awalia, sosok inspiratif sekaligus Juara 1 Mahasiswa Berprestasi UGM 2024. Lewat sesi talks, Najwa berbagi pengalaman seputar pengembangan diri bagi mahasiswa baru yang sedang memasuki fase perkuliahan.

Kolaborasi Strategis Bersama Unisba

Wakil Rektor III Unisba, Dr. Amrullah Hayatudin, S.H.I., M.Ag., menuturkan bahwa kerja sama ini bermula dari tawaran Ruangguru dan dipandang selaras dengan kebutuhan mahasiswa baru. Apalagi sejak 16 Juni 2025, Kemendikbudristek telah menerbitkan panduan resmi pemanfaatan AI dalam pembelajaran.

“Kerja sama ini sejalan dengan visi Unisba, terutama gagasan ‘IMAN’ yang dicanangkan rektor: Islamic Spirit, Maintaining Sustainability, Adaptability, National & Global Excellence. Poin adaptability menekankan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk teknologi. Hal ini juga sesuai dengan semangat mujaddid dalam tagline 3M Unisba, yakni menjadi inovator yang relevan dengan era digital,” jelasnya.

Amrullah menambahkan, manfaat utama bagi mahasiswa adalah pemahaman tentang penggunaan AI secara bijak untuk menunjang studi, dengan tetap mengacu pada norma serta pedoman resmi kementerian.

Ia berharap kolaborasi ini ke depan bisa diperluas bagi dosen. “Kami ingin mahasiswa baru memiliki wawasan lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi. AI diharapkan tidak menjadikan mereka budak teknologi, melainkan sarana untuk meraih prestasi dan cita-cita,” pungkasnya.

AI Ready ASEAN: Mencetak Talenta Digital Kawasan

AI Ready ASEAN merupakan program regional yang digagas ASEAN Foundation bersama mitra lokal di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Ruangguru Foundation di Indonesia. Fokusnya adalah meningkatkan literasi digital dan AI, sekaligus mendorong penggunaan teknologi yang inklusif dan beretika.

Di Indonesia, Ruangguru menargetkan menjangkau hingga 1 juta peserta belajar coding dan AI secara gratis. Kegiatan Hour of Code di Unisba menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas akses pendidikan digital di Jawa Barat.

Selain pengalaman pertama belajar coding, peserta juga berkesempatan terhubung dengan jaringan AI Ready ASEAN di seluruh Asia Tenggara. Ruangguru Foundation memastikan keberlanjutan proses belajar melalui akses gratis ke kursus online lanjutan, komunitas aktif dengan webinar rutin, serta pendampingan dari relawan dan pengajar berpengalaman.(sani/bnn)

Leave a Response