Uncategorized

Unisba & Unpas Perkuat UMKM ‘Dapur Sehat’ Lewat Inovasi Pengawetan dan Sertifikasi Halal

Dengan mengusung tema Pemberdayaan UMKM Dapur Sehat melalui Inovasi Pengawetan dan Sertifikasi Usaha, kegiatan dibuka oleh Tim PKM, Ketua Tim Mitra PKM Baitul Maal Lina Herlinawati, Lurah Kebonwaru Iwan Setiawan, S.E., serta Ketua RW 06 Taufik. Para pemangku kepentingan menegaskan tekad bersama untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk pangan lokal.(foto: komhumas unisba)
371views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) bersama Universitas Pasundan (Unpas) bersinergi dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar di Bale Desa Kebonwaru, Kota Bandung, Selasa (12/8). Acara ini menghadirkan pelaku UMKM pangan Dapur Sehat binaan BMM dan perwakilan pemerintah desa, sebagai bagian dari hibah Pemberdayaan Berbasis Masyarakat skema kemitraan tahun 2025 dari DPPM Kemdiktisaintek.

Dengan mengusung tema Pemberdayaan UMKM Dapur Sehat melalui Inovasi Pengawetan dan Sertifikasi Usaha, kegiatan dibuka oleh Tim PKM, Ketua Tim Mitra PKM Baitul Maal Lina Herlinawati, Lurah Kebonwaru Iwan Setiawan, S.E., serta Ketua RW 06 Taufik. Para pemangku kepentingan menegaskan tekad bersama untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk pangan lokal.

Sebelum materi disampaikan, Tim PKM kolaborasi Unisba—yang terdiri dari Dr. Lasmanah, S.E., M.Si., Intan Nurrachmi, serta mahasiswa Mutiara dan Asti—bersama akademisi Unpas, Jaka Rukmana, S.T., M.T., menyerahkan paket inovasi teknologi dan produk kepada mitra Dapur Sehat Kebonwaru.

Peserta kemudian mengikuti dua sesi materi utama. Pertama, “Teknologi Pengawetan Produk Pangan” oleh Jaka Rukmana, membahas metode memperpanjang umur simpan makanan, baik secara alami maupun menggunakan bahan tambahan yang aman. Kedua, “Halal dan Thoyyib” oleh Intan Nurrachmi, yang mengupas pentingnya sertifikasi halal sebagai panduan konsumsi umat Muslim agar terhindar dari produk yang haram atau membahayakan kesehatan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan post-test yang disambut antusias para peserta. Ke depan, program akan dilanjutkan dengan pendampingan Sertifikasi Jaminan Produk Halal dan praktik inovasi pangan, sehingga UMKM binaan dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi yang memenuhi standar pasar.(sani/bnn)

Leave a Response