Bandung Raya

Unisba Kolaborasi dengan Kemdiktisaintek Tingkatkan Profesionalisme Humas dan Protokoler

249views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar kegiatan Pelatihan Humas dan Protokoler hasil kolaborasi dengan Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Kamis (15/1). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Gedung LPPM Unisba dan diikuti oleh perwakilan humas fakultas, lembaga, serta badan di lingkungan kampus, termasuk Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Unisba.

Pelatihan ini menghadirkan tiga pemateri dari Humas Kemdiktisaintek yang membahas penguatan komunikasi publik dan tata kelola keprotokolan. Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kemdiktisaintek, Doddy Zulkifli I, A., S.I.Kom., M.Si., menyampaikan paparan bertajuk “Komunikasi Publik di Era Diktisaintek Berdampak: Tantangan, Strategi, dan Peluang”.

Materi keprotokolan disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Keprotokolan Kemdiktisaintek, M. Arifin Habibillah, sementara pengelolaan publikasi dan dokumentasi institusi dipaparkan oleh Ketua Tim Publikasi dan Dokumentasi (Pubdok) Kemdiktisaintek, Dinna Handini, S.Sos., M.I.Kom.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Unisba, Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa peran humas dan protokoler menjadi elemen penting dalam membangun komunikasi publik sekaligus membentuk citra positif perguruan tinggi.

Ia menjelaskan bahwa Unisba telah melakukan restrukturisasi organisasi dengan menyatukan fungsi kehumasan dan sekretariat pimpinan sebagai langkah strategis untuk memperkuat komunikasi publik pimpinan universitas.

“Bagi perguruan tinggi swasta, citra merupakan faktor yang sangat menentukan. Seluruh potensi Unisba harus dikemas dan disampaikan secara elegan serta strategis agar berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan reputasi institusi,” ujarnya. Ia juga menegaskan visi Unisba untuk menjadi leading university di tingkat Asia pada tahun 2033, yang menuntut peran kehumasan semakin profesional dan berorientasi hasil.

Lebih lanjut, Asnita mengungkapkan bahwa Unisba yang kini berusia 67 tahun memiliki 35 program studi mulai dari jenjang sarjana hingga doktor, dengan jumlah mahasiswa sekitar 11.000 orang. Kondisi tersebut menjadi modal besar sekaligus tantangan di tengah era disrupsi, sehingga diperlukan humas yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing untuk memperkuat komunikasi internal maupun eksternal serta memperluas jejaring kerja sama.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Pimpinan dan Kehumasan Unisba, Ratri Rizki Kusumalestari, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk keseriusan Unisba dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kehumasan dan keprotokolan.

“Dalam konteks Kampus Berdampak, humas tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap administrasi, melainkan menjadi motor utama dalam membangun citra dan reputasi institusi. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang secara komprehensif, mencakup aspek keprotokolan, kehumasan, hingga pengelolaan informasi publik,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik antar peserta, sehingga mampu memperkuat fungsi kehumasan, keprotokolan, serta publikasi dan dokumentasi di lingkungan Unisba.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kemdiktisaintek, Doddy Zulkifli, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Unisba serta menegaskan komitmen Kemdiktisaintek dalam mendukung peningkatan reputasi perguruan tinggi di Indonesia.

“Kami siap bersinergi dan mendukung berbagai upaya perguruan tinggi dalam memperkuat komunikasi publik serta meningkatkan reputasi institusinya,” tutupnya. (sani/bnn)

Leave a Response