
KOTA BANJAR, Bandungpos–Acara pelepasan dan kelulusan siswa merupakan hal biasa yang dilakukan setiap tahun di sebuah sekolah. Namun hal ini menjadi istimewa karena selain acara rutinitas tahunan, pada pelepasan siswa Kelas VI Angkatan XV SDIT Uswatun Hasanah kali ini ditandai dengan Peluncuran Buku berjudul “Sejuta Kenangan Masa Putih Merah”. Puncak acara dilaksanakan di Aula Pajajaran, kamis, 18 Juni 2026.
Adapun buku antologi tersebut merupakan karya kolaborasi para siswa dengan diberi Kata Pengantar H. Ahmad, S.Ag., Ketua Yayasan Banjar Uswatun Hasanah dan Sabutan Kepala SDIT Uswatun Hasanah, Taufiq Fitri Isnendi, S.E., C.EQL. Para penulisnya terdiri dari: Adeeba Lubnaa Fakhira, Annisa Dwi Hapsari, Callia Qiana Alesha, Calysta Ajeng Nugroho, Dhiyaulhaq Ramananda, Dzakiyya Najya Maulida Iskandar, Elrangga Sahab Hermansyah, Fadhlan Akbar Syahdika, Franda Bintari, Habibi Aqeel Dzikri Wijaya, Habil Abdul Malik, Hayreinsall Yumna Pasha, Kafka Agra Radian Rizaky, Kaysa Nareswari, Khalisa Putri Ibrahim, Kinanti Fayra Aprilia, Lintang Cahyaning Nadia Ayu. Lusiana Virgi September, Muhammad Ariq Ulwan, Nabhan Radinka Kurniadi, Nadhif Alariq Adriana, Naura Dilla Adzkiya, Qaila Rifka Saufa, Ratu Salsabila, Rayyan Naufal Alrizky, Renjiro Ghaly Nugraha, Shofia Salsabila Permana, Talitha Aqila Taufiq, Zahida Qalbi Nadhifa dengan editor Guru Pembina Literasi Fitri Aryanti, S.Pd. dan Sofian Munawar yang juga merupakan Pendiri Ruang Baca Komunitas.
“Atas nama Yayasan Banjar Uswatun Hasanah, kami merasa haru dan bangga melihat para siswa mampu memetik hikmah, menyampaikan pengalaman dengan cara yang jujur, tulus dan penuh warna. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, namun juga proses pembentukkan karakter jiwa yang kuat, berakhlaq mulia dan siap melangkah ke jenjang berikutnya. Semoga buku ini menjadi kenangan indah yang akan selalu dikenang dan menginspirasi, baik bagi para penulisnya sendiri, para guru, orangtua, maupun adik-adik kelas yang kelak akan menapaki jalan yang sama,” ucap H. Ahmad, S.Ag., Ketua Yayasan Banjar Uswatun Hasanah.
Senada dengan itu, Kepala SDIT Uswatun Hasanah, Taufiq Fitri Isnendi, S.E., C.EQL mengatakan bahwa setiap anak memiliki kisah dan setiap kisah menyimpan hikmah. Enam tahun perjalanan ananda di SDIT Uswatun Hasanah bukan sekadar tentang belajar membaca, menulis dan berhitung, tetapi juga belajar mengenal Allah, mencintai Al-Qur’an, menjaga adab, menghormati guru, serta menyayangi sesama.
“Melalui buku Sejuta Kenangan Masa Putih Merah ini, siswa-siswi kelas VI Angkatan XV mengabadikan jejak perjalanan, tawa, harapan, serta kenangan masa putih merah yang kelak akan selalu dirindukan. Buku ini bukan hanya kumpulan tulisan, melainkan rekaman perjalanan hati yang penuh makna,” tambahnya.
Pendiri YRBK, Sofian Munawar mengatakan bahwa buku karya siswa tersebut merupakan buku terbitan RBK yang ke-101 dan menjadi edisi special sebagai tanda kelulusan. Menurutnya, ini merupakan tradisi positif dan ini sesuai dengan misi lembaga Uswatun Hasanah sebagai pionir kebaikan. “Semoga tradisi positif ini dapat menjadi inspirasi untuk sekolah lainnya dan pada ujungnya dapat mendorong semangat literasi dan peningkatan kualitas Pendidikan, khususnya di Kota Banjar,” pungkas Sofian yang juga merupakan Dosen Universitas Muhammadiyah tasikmalaya. **(RM/BNN)





