Bandung Raya

Unisba Bekali Calon Psikolog dengan Pendidikan Profesi Berbasis Nilai Keislaman

17views

METRO  BANDUNG, bandungpo.id– Upaya membentuk tenaga profesional yang memiliki kompetensi sekaligus karakter Islami terus dilakukan Universitas Islam Bandung (Unisba). Salah satunya melalui Program Pesantren Pendidikan Profesi Psikologi Umum Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan Lembaga Peningkatan Insan Mujahid-Mujtahid-Mujaddid (LPI3M) Unisba.

Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Unisba. Pelaksanaan pesantren menjadi bagian dari rangkaian pembinaan keislaman yang diterapkan dalam lingkungan kemahasiswaan Unisba, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat bekal spiritual selama menjalani pendidikan profesi.

Ketua Umum LPI3M Unisba, Dr. Parihat, Dra., M.Si., membuka secara langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pesantren yang secara khusus ditujukan kepada mahasiswa Pendidikan Profesi Psikologi.

Ia menilai pembinaan spiritual memiliki posisi penting dalam membentuk calon psikolog yang memiliki landasan moral dan etika profesional. Kompetensi keilmuan yang diperoleh selama pendidikan, menurutnya, perlu diimbangi dengan nilai-nilai yang dapat menjadi pedoman ketika lulusan nantinya menjalankan profesi dan memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Pembukaan program turut dihadiri Dekan Fakultas Psikologi Unisba, Dr. Dewi Rosiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, beserta jajaran Wakil Dekan Fakultas Psikologi dan Sekretaris Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi.

Keterlibatan jajaran pimpinan Fakultas Psikologi memperlihatkan adanya sinergi antara LPI3M dan Fakultas Psikologi Unisba dalam memperkuat pendidikan profesi yang mengintegrasikan keilmuan psikologi dengan nilai-nilai Islam.

Bagi Unisba, program pesantren tersebut bukan sekadar kegiatan pembinaan keagamaan. Program ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter Islami mahasiswa Pendidikan Profesi Psikologi, sehingga mereka memiliki kesiapan yang lebih utuh ketika memasuki dunia profesional.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi psikologi secara optimal sekaligus memiliki akhlak dan integritas yang kuat. Perpaduan antara kemampuan profesional dan nilai keislaman diharapkan menjadi fondasi dalam menjalankan tugas sebagai psikolog.

Penguatan karakter juga menjadi penting karena profesi psikolog berkaitan erat dengan kehidupan dan persoalan masyarakat. Seorang psikolog dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga menjunjung tinggi moralitas, etika, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan profesinya.

LPI3M bersama Fakultas Psikologi Unisba berharap Program Pesantren Pendidikan Profesi Psikologi Umum Tahun Akademik 2025/2026 dapat mendukung lahirnya lulusan yang memiliki keunggulan dalam ilmu psikologi, profesional dalam praktik, serta kokoh dalam nilai-nilai keislaman.

Dengan pendekatan pendidikan yang memadukan ilmu dan nilai agama tersebut, calon psikolog Unisba diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dan pengabdian terbaik bagi masyarakat.(ask)***

Leave a Response