Olahraga

Tim Putra/Putri SO Indonesia (B) Menatap Tangga Juara di Special Olympics Southeast Asia Football Competition 2025

322views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Menginjak hari ketiga gelaran Special Olympics Southeast Asia Football Competition 2025, bayang-bayang juara mulai mengerucut. Sehari menjelang acara penutupan besok, Jumat (14/11/2025), tim putra dan putri SO Indonesia (B) mulai menunjukkan kapasitas juara,

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Sidolig, Kamis (13/11/2025)  tim putra SO Indonesia (B) melibas SO Vietnam 5-2. Bermaterikan pemain Hanif Nurkholis, Jumali Ardiansyah, M. Diki Rehan Sandi, Prayoga Rizki Ramadhan, Reisal Meifani Permana, Robby Rohmaul Udma dan Teguh Pradipa Kirana Putra,  tim putra SO Indonesia (B) nampak masih terlalu kuat untuk SO Vietnam.

Sebanyak 8 pertandingan digelar dihari ketiga Special Olympics Southeast Asia Football Competition 2025. Sukses yang dicatat tim putra SO Indonesia (B) gagal diikuti SO Indonesia (A) yang harus mengakui keunggulan SO Bangladesh 2-1.

Dibagian putri, SO Bangladesh meredam perlawanan SO Thailand 4-2. Kemudian masih dibagian putri, SO Indonesia (B) dengan komposisi pemain Daifa (Penjaga gawang), Putri, Syifa (belakang), Fixa, Alexia (tengah),  Susi , Asyifa (depan) menghajar perlawanan SO Filipina 5-1. Dibagian putra, SO Malaysia tidak berdaya saat menghadapi kekuatan SO Bangladesh  sebelum akhirnya menyerah 0-3.

Dibagian putra, ketajaman SO Thailand gagal diimbangi SO Vietnam sebelum akhirnya takluk 4-0. Dipenghujng pertandingan yang digelar pukul 13.00, tim putri SO Indonesia (B) meredam perlawanan SO Indonesia (A) 2-0. Kemenangan dicatat pula SO Bangladesh saat menaklukkan SO Malaysia 3-0.

Di Divisi 2, tim putra SO Indonesia (B) berada dipuncak klasemen dengan nilai 6. Nilai yang sama dicatat pula SO Thailand, namun SO Indonesia (B) unggul jumlah pertandingan, yaitu 2 pertandingan. Sementara SO Thailand 3 pertandingan.

Sementara di Divisi 1 Putra, SO Indonesia (A) berada diurutan ketiga klasemen dibawah Bangladesh dan Malaysia. Pada Divisi 2 putri,  Indonesia (B) berada dipuncak klasemen dengan nilai 9, disusul SO Indonesia (A) dengan nilai 3 dan S Filipina dengan nilai 0.

Usai pertandingan pelatih tim putri SO Indonesia (B) Arip Maolana mengaku sangat senang dan bersyukur, sebab dengan komposisi pemain seadanya dan persiapan yang kurang maksimal, timnya mampu  memanfaatkan pertandingan.

“Dengan strategi yang baik ditunjang kondisi anak-anak yang bagus akhirnya anak-anak bisa mengimbangi kekuatan lawan,” ujar Arif.

Menurutnya, sejauh ini lawan yang dinilai berat datang dari Bangladesh. Mesk demikian Arip merasa lega lantaran semua pertandingan bisa diakhiri dengan hasil maksimal.

“Kalau ditanya soal target tentunya kami ingin juara. Besok (Jumat 14 November) kami harus mampu mengalahkan Filipina,” ujar Arip.

Disinggung faktor kesulitan, Arip tidak memungkiri bahwa faktor tersebut (kesulitan) memang ada.

“Pasti ada (faktor kesulitan) karena dengan karakter anak-anak spesial dan  luar biasa ini kita tidak bisa satu kali memberikan arahan, harus berulang-ulang. Persiapan kita hanya berlatih satu bulan sekali ditambah training centre (TC) dua hari. Tapi alhamdulilah anak-anak mampu mewujudkan chemistry yang baik hanya dalam waktu dua hari tersebut,” ungkap Arip. (den)

Leave a Response