Kolom Sosial Politik

Terancam MISKIN

485views

 

Oleh Ridhazia

Kelas menengah di Indonesia terancam miskin. Perubahan nasib ini akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang belakangan ini menimpa ribuan pekerja di negeri ini.

Menurut data Kementerian Tenaga Kerja, sebanyak 46.240 pekerja mengalami PHK pada periode Januari – Agustus 2024.

Disoroti Dunia

Dunia menyoroti keadaan perekonomian Indonesia sebagaimana dilaporkan laman Reuters dengan artikel berjudul “Indonesia’s dwindling middle class seen dimming economic outlook”.

Tren negatif ini menjadi pertanda buruk atas ekonomi negara terbesar di Asia Tenggara ini. Sekaligus menghapus harapan ambisi Indonesia untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045.

Hal sama juga disoroti media Singapura, Channel News Asia (CNA). Disebut bagaimana kelas menengah Indonesia kini memburuk dan memicu peringatan bagi ekonomi negeri.

Berita itu dimuat laman artikel berjudul “Indonesia’s middle class lament ‘worsening’ plight, as sharp drop in their population sets off economic alarm bell”

Kelas Menengah?

Kelas menengah di Indonesia didefinisikan secara resmi sebagai rumah tangga dengan pengeluaran Rp2 hingga Rp9,9 juta per bulan. BPS menyebut selama 2019 – 2024, kelas menengah Indonesia berkurang hampir 10 juta orang.

Kelas menengah penting karena kelompok ini, yang jumlahnya 66,35% dari penduduk Indonesia, adalah penopang utama ekonomi domestik dengan kekuatan belanja rumah tangga dan menguasai 81,49% dari total konsumsi.*

    * Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati Bandung, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response