Kabupaten/KotaKampusiana

Tembus 85.000+ Pendaftar, Mahasiswa DIII Keperawatan Unismuh Makassar Terpilih Jadi Google Student Ambassador

Tembus 85.000+ Pendaftar, Mahasiswa DIII Keperawatan Unismuh Makassar Terpilih Jadi Google Student Ambassador

53views

 

MAKASSAR, Bandungpos.id— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar). Amal, mahasiswa Program Studi DIII Keperawatan, berhasil terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026 setelah melewati rangkaian proses seleksi yang diikuti puluhan ribu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Amal menjadi bagian dari sekitar 2.000 mahasiswa terpilih dari lebih dari 85.000 pendaftar dalam program Google Student Ambassador 2026. Program resmi Google tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif untuk menjadi representasi Google sekaligus menjadi penghubung antara berbagai inovasi Google dengan mahasiswa di lingkungan kampus.

Kabar keberhasilan tersebut diterima Amal melalui Gmail resmi Google Student Ambassador pada 1 Oktober 2026, setelah sebelumnya mengikuti serangkaian tahapan seleksi.

Perjalanan Amal dimulai dengan mengikuti open recruitment melalui tautan pendaftaran resmi. Ia kemudian melewati sejumlah tahapan seleksi, termasuk pengisian data dan menjawab beberapa pertanyaan melalui video.

Dalam salah satu tahapannya, peserta ditantang membuat video dengan sistem one take, tanpa proses penyuntingan maupun pemotongan video. Peserta juga diminta membuat konten yang berkaitan dengan inovasi Google, salah satunya mengenai pemanfaatan Gemini AI.

Bagi Amal, keputusan mengikuti program tersebut tidak semata-mata untuk mengejar pencapaian pribadi. Ia melihat GSA sebagai ruang untuk belajar sekaligus menjadi jembatan antara perkembangan teknologi Google dengan mahasiswa di kampusnya.

«“Saya ingin menjadi jembatan antara inovasi Google, terutama fitur Gemini AI, dengan mahasiswa di kampus saya, Unismuh Makassar. Saya ingin meyakinkan bahwa hadirnya AI bukan sebagai pengganti kita, tetapi sebagai alat yang membantu kita menciptakan ide-ide kreatif hingga menggapai cita-cita,” ujar Amal.»

Menurutnya, modal utama yang membantunya melewati proses seleksi adalah kemauan untuk terus belajar, mengasah keterampilan, mencoba hal-hal baru, serta memiliki ketertarikan dalam dunia pembuatan konten.

Ia menilai kesempatan menjadi Google Student Ambassador dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Sebagai GSA, Amal nantinya berperan sebagai representasi Google di lingkungan mahasiswa. Ia diharapkan mampu memperkenalkan berbagai inovasi Google serta mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab.

Salah satu fokus yang ingin ia dorong adalah pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Amal menilai kehadiran AI tidak semestinya dipahami sebagai pengganti manusia. Sebaliknya, teknologi tersebut dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengembangkan gagasan, meningkatkan produktivitas, dan mendukung mahasiswa dalam mencapai berbagai tujuan akademik maupun pengembangan diri.

“Peran kita sebagai GSA adalah menjadi representatif atau wajah Google kepada mahasiswa, menjembatani inovasi Google dengan mahasiswa yang ada di kampus. Yang paling penting adalah mengedukasi bahwa hadirnya AI bukan sebagai pengganti, tetapi sebagai alat bantu,” jelasnya.

Terpilih di tengah persaingan dengan lebih dari 85.000 pendaftar menjadi kebanggaan tersendiri bagi Amal. Ia berharap pengalaman tersebut tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi menjadi awal untuk terus belajar dan memberikan dampak bagi lingkungan kampus.

Ia pun mengajak mahasiswa lainnya agar tidak takut mencoba berbagai peluang pengembangan diri.

“Untuk teman-teman mahasiswa, jangan lupa join GSA batch selanjutnya karena di sini adalah wadah untuk berkembang dan mengasah keterampilan kita,” pesannya.

Amal menutup pesannya dengan prinsip yang menjadi motivasi dalam menjalani proses pengembangan diri:  “Maju terus pantang menyerah, lakukan yang menurutmu baik buat dirimu.” ** ( RM/BNN)

Leave a Response