
KAB. BANDUNG, Bandungpos.id – Peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan SDIT Assaidiyyah dan Pondok Tahfidz Daar El-Jannah, Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kedalaman makna, Kamis (28/5/2026). Tahun ini, sebanyak dua ekor sapi berhasil disembelih, di mana satu ekor berasal dari kumpulan sedekah dan infak para siswa serta santri, dan satu ekor lagi merupakan donasi penuh dari Keluarga Besar H. Bachrudin Said (Alm.), yang merupakan pendiri yayasan tersebut.

Dalam Arahnya, H. Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala Sekolah sekaligus Pengasuh, menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat ibadah kurban dengan mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-Kautsar ayat 1 hingga 3. Beliau menekankan bahwa pada ayat kedua terdapat perintah yang jelas untuk melaksanakan shalat dan berkurban sebagai bentuk ketaatan total kepada Sang Pencipta.
Kegiatan ini juga dijadikan sarana pembelajaran langsung bagi anak-anak tentang pentingnya semangat berbagi. Di hadapan para siswa dan santri, beliau mengajak mereka untuk menyisihkan sebagian apa yang dimiliki. Saat ditanya siapa yang bersedia memberikan uang sebesar Rp50.000, seorang santri kelas V bernama Zahira dengan spontan dan tulus menyerahkan uang tersebut.
Sikap ikhlas Zahira tersebut langsung mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Uang yang diberikan kemudian digandakan menjadi Rp100.000 sebagai bentuk penghargaan dan motivasi atas keikhlasan berbagi yang tumbuh di usia dini. Momen ini membuktikan bahwa semangat berkorban bisa dipraktikkan oleh siapa saja, termasuk anak-anak.
Sementara itu, kegiatan yang dikenal dengan nama Tarbiyah Qurban ini telah berjalan rutin selama lebih dari satu dekade. Dua ekor sapi yang disembelih tahun ini menjadi bukti nyata sinergi yang indah antara kedermawanan keluarga dan kepedulian sosial yang tumbuh subur di kalangan generasi muda.
Para pengasuh menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar ritual, melainkan pendidikan karakter yang sangat dalam. Anak-anak diajak memahami bahwa berkurban adalah proses melatih jiwa untuk ikhlas, peduli sesama, dan mampu mengalahkan ego demi kebaikan bersama, sehingga lahir generasi yang bertakwa dan berjiwa sosial tinggi. ( Tanya/Id )***





