IN MEMORIAM

Selamat Jalan KANG SALI ISKANDAR

452views

Oleh: Ridhazia

TOKOH pendidikan di Tanah Sunda, Drs. H. Sali Iskandar atau Kang Sali, wafat 1 Juli 2025

Pria kelahiran Cisewu Garut tahun 1962 itu populer sebagai perintis pendidikan dari pra sekolah, sekolah dasar dan menengah hingga universitas. Antara lain Universitas Al Ghifari yang semakin berkembang.

Alumni Fakultas Sastra Sunda di Unpad pada tahun 1989 ini sebagian hidupnya menghabiskan energi kreatif dan bisnis dimulai dari perusahaan penerbitan hingga lembaga pendidikan di banyak tempat. Selain properti. Tapi juga kegiatan sosial.

Hidup Miskin

Yang menarik dari Kang Sali, menurut kesaksian dosen UNPAD juga Jurnalis Aceng Abdullah kalau almarhum berasal dari keluarga sangat sederhana. Lahir dan besar di Cisewu Garut Selatan, kawasan yg miskin.

“Jaman SD jd penggembala ternak milik tetangga.” Kata Aceng. Tapi ketika seleksi masuk SPG ia mendapat beasiswa karena pintar.

Waktu kuliah ia hidup prihatin. Pernah menjadi pelayan toko buku. Terus menjajal menjadi jurnalis tabloid Kujang sambil wirausaha.

Pengalaman ini sekaligus menjadi modal usahanya semakin berkembang. Terutama lembaga pendidikan yang menjadi komitmen hidupnya sebagai guru.

Aktivis dan Politisi

Bukan Sali Iskandar kalau tidak aktif di beberapa organisasi. Diantaranya ABPTSI Jabar Banten, PGDSRI, ICMI, BAPSM Jabar, APPIDI Jabar hingga Pramuka Jabar. Ia juga aktif pada IKA-Unpad.

Bahkan, keringat bisnis dan kegiatan sosial itu pula yang mengantarkan Sali Iskandar memilih menjadi politisi Partai Demokrat Jawa Barat. Tahun lalu ia menjajal posisi gubernur Jawa Barat.*

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati Bandung, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response