Oleh Bachtiar Adnan Kusuma, S.Sos,.MM ( Penerima Anugrah Nugra Jasa Dharma Pustaloka, Perpusnas RI)
SEPERTI— janji penulis literasi, menggelar diskusi Nasional dan menghadirkan pejuang Literasi dari daerah untuk Indonesia, pada akhrnya terwujud melalui sesi pertama lewat Zoom, Mengisnpriasi dari Daerah untuk Literasi Indonesia yang Berdaulat.
Dengan semangat literasi, hari ini menggema di mana-mana. Dari tempat terpencil dengan segala keterbatasannya, sampai dari desa, lorong ke kota besar yang semuanya ada. Tersebar ke ujuang literasi dengan masing-masing gayanya, menjaga gema semangat literasi, agar selalu ada. Bahkan semakin nyaring terdengar.
Semua itu tentu berasal dari kerja berbagai pihak. Ada banyak komunitas literasi yang berjuang tanpa letih, juga tiada mengenal pamrih. Benar-benar bekerja hanya untuk mengabdi. Didukung dengan berbagai program pemerintah yang mendukung literasi.
Nah, apa yang digagas, digerakkan, dikerjakan dan dilakukan para Tokoh yang telah berbuat sekecil apapun bentuknya, semuanya untuk kemajuan Literasi Indonesia.
Kuncinya, dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Energi literasi sudah menyala, tugas selanjutnya adalah menjaganya agar tetap berkobar. Caranya? Mulailah dari hal-hal kecil.
Tularkan energi literasi pada orang-orang terdekat. Itulah yang penulis tawarkan dalam Buku “ Literasi Jalan Pengabdian, Inspirasi Para Tokoh Menggerakkan Literasi Indonesia”, sebuah Buku yang dipersembahkan Perkumpulan Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional RI.
Buku ini mengungkap secara runtut, renyah dan naratif santai atas kesadaran Penulis sebagai penggiat literasi yang sudah puluhan tahun beraksi, mengabdi. Atas kiprah penulis oleh Negara melalui Perpustakaan Nasional RI mengganjarnya dianugerahi penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka, setelah berkiprah dan mengabdi selama 29 tahun, dan sejumlah tokoh dari berbagai wilayah di Indonesia yang terhimpun dalam buku ini.
Adalah Bachtiar Adnan Kusuma, Tokoh Literasi dan Penulis Nasional yang memulai debutnya berkiprah di Makassar lalu migrasi ke Jakarta, sampai saat ini masih tetap fokus Membaca, Menulis dan Berbicara dari berbagai Forum Nasional. * *Penulis Bertempat Tinggal di Kabupaten Maros, Sulawesi)




