
KAB. BANDUNG, Bandungpos.id – Momen penuh kebahagiaan dan sejarah baru terukir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Rabu (27/5/2026). Sebanyak satu ekor sapi kurban berukuran jumbo dengan bobot mencapai 1,2 hingga 1,3 ton, merupakan bantuan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi disembelih di Lapangan Masjid Miftahul Jannah, Kampung Lamajang Peuntas RT 04 RW 16, Desa Citeureup, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ibadah ini berlangsung sangat khidmat dan disaksikan langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) didampingi istri, Emma Dety Permanawati. Turut hadir mendampingi pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mochamad Usman, Kepala Dinas Pertanian, Ina Dewi Kania, Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, serta para tokoh masyarakat yang menyambut kedatangan bantuan tersebut dengan antusiasme yang luar biasa.
Dalam sambutannya, Bupati KDS menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian besar pemerintah pusat. Menurutnya, penyaluran bantuan ini dikhususkan untuk warga Dayeuhkolot sebagai bentuk kepedulian dan empati, mengingat wilayah ini merupakan daerah yang rutin terdampak banjir, sehingga momen Idul Adha kali ini menjadi penyegar suasana dan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, ini adalah sejarah baru bagi Lamajang. Baru kali ini dalam sejarah penyembelihan hewan kurban di sini, kita menerima amanah langsung dari Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Sambutan warga sangat luar biasa dan menggembirakan,” ujar KDS dengan penuh rasa bangga di hadapan jamaah.
Beliau juga memberikan fakta menarik bahwa sapi kurban raksasa tersebut merupakan hasil karya peternak lokal unggulan dari Kecamatan Cilengkrang. Pemilihan hewan dari daerah ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap potensi peternakan dan kualitas hasil bumi yang ada di Kabupaten Bandung pusat.
Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban kemudian didistribusikan secara merata kepada warga yang berhak menerima, khususnya kaum dhuafa dan yang membutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya bermakna ritual belaka, namun juga menjadi sarana strategi untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan nilai gotong royong, serta menebar kasih sayang di tengah kehidupan bermasyarakat. ( Tanya/Id )***





