Kolom Sosial Politik

Rukyatul Hilal Pakai Drone!

140views

 

Ku: Ridhazia

PEMANTAUAN  hilal tidak lagi sebatas diteropong. Tapi sudah menggunakan drone. Langsung ke tepi pantai, atau ke puncak gunung hingga batas pencarian tidak terhalang lagi.

Teknologi inovatif terbaru, seperti yang diterapkan Uni Emirat Arab (UEA) sejak Ramadhan 1446 H (2025).

Drone ini berteknologi AI canggih untuk menganalisis data gambar secara real-time.

Metode ini melengkapi rukyatul hilal konvensional untuk mengukur posisi bulan dengan lebih akurat.

Terintegrasi dengan AI

Integrasi drone dengan sistem kecerdasan buatan (AI) yang mampu memproses data citra dan data astronomi secara langsung (real-time) untuk mendeteksi hilal.

Drone terbang ke ketinggian yang ditentukan untuk menghindari gangguan atmosfer permukaan, memungkinkan penglihatan yang lebih jelas dibandingkan dari darat.

Ditambah, analisi AI membantu membedakan hilal dari objek langit lainnya atau gangguan atmosfer.

Apalagi drone memiliki teknologi pemantauan khusus yang mampu beroperasi dalam kondisi pencahayaan rendah (malam/senja).

Bukan Rapat dan Seminar

Beda di Indonesia. Sekalian pengumuman, ada seminar dan bukber serta rapat ormas dan tokoh agama. Mungkin saja dibagi bingkisan sehingga perlu dipertahankan atasnama tradisi.*

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response