Bandung Raya

Rotasi Pejabat Eselon II di Pemkab Bandung: Penyegaran untuk Birokrasi Adapti

79views

KAB BANDUNG, Bandungpos Id. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, pada Jumat (20/2/2026). Acara ini menandai rotasi dan mutasi bagi tujuh pejabat tinggi pratama (eselon II) dalam upaya penyegaran organisasi.

Dicky Anugrah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), kini dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Mochamad Usman menduduki posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, menggantikan Erwin Rinaldi. Erwin Rinaldi sendiri kini menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan, menggantikan Nina Setiana yang memasuki masa purna tugas.

Perubahan lainnya termasuk Muhamad Hairun yang kini menjadi Asisten Administrasi Umum, sebelumnya menjabat sebagai Kepala DP2KBP3A. Jabatan yang ditinggalkan Hairun diisi oleh dr. Mulja Munadjat, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut RSUD Cicalengka. Posisi Dirut RSUD Cicalengka kini diisi oleh dr. Yani Sumpena Muchtar, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut RSUD Otista Soreang. Sementara itu, dr. Yuli Irnawaty Mosjasari, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadinkes, kini menjabat sebagai Dirut RSUD Otista.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menjelaskan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari upaya penyegaran organisasi agar birokrasi Kabupaten Bandung dapat terus adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan zaman yang bergerak cepat. Ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, loyalitas, dedikasi, kerja sama, dan komitmen tinggi dalam mencapai prestasi kerja yang lebih baik.

Dalam proses rotasi dan promosi jabatan ini, Pemkab Bandung berpegang pada tiga prinsip utama: kompetensi, integritas, dan administrasi. Momentum pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat barisan, mempercepat langkah, dan memastikan seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu irama menuju visi “terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.”

Pelantikan ini menjadi spesial karena bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna dan Ali Syakieb sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2025-2030. Kang DS mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada Allah SWT.

Bupati juga mengingatkan para pejabat dan ASN untuk selalu mengimplementasikan nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap langkah kerja: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan. Ia juga meminta agar para pejabat segera melakukan konsolidasi, meninggalkan zona nyaman, berani mengambil langkah perbaikan, berinovasi, dan responsif terhadap perubahan. (Ask/Id)***

Leave a Response