Bandung Raya

Rektor Unisba dan Sekda Jabar Pantau Uji Coba Teknologi Reaktor Plasma di TPS Arcamanik

209views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba) bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat meninjau langsung pelaksanaan uji coba Reaktor Plasma Pemusnah Sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (2/1/2026).

Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua LPPM Unisba, Tim Task Force Zero Waste Unisba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, serta Camat Arcamanik.

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengungkapkan bahwa reaktor plasma ini merupakan inovasi hasil penelitian Tim Task Force Zero Waste Unisba yang dirancang untuk menghadirkan sistem pengolahan sampah yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan. Saat ini, tim teknis masih melakukan sejumlah penyempurnaan agar sistem dapat bekerja secara optimal.

“Kami menargetkan dalam waktu kurang lebih dua minggu seluruh persoalan teknis bisa diselesaikan, sehingga reaktor plasma ini dapat beroperasi secara maksimal sesuai dengan harapan bersama,” ujar Harits.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kontribusi Unisba dalam membantu pemerintah daerah menangani persoalan sampah. Ia menjelaskan bahwa pembangunan fisik instalasi telah rampung dan kini memasuki tahap akhir pemasangan perangkat teknis.

“Teknologi reaktor plasma ini memiliki kemampuan mengolah hingga 10 ton sampah per hari dengan tingkat emisi yang sangat rendah. Seluruh prosesnya tetap akan melalui uji emisi dan memenuhi standar lingkungan yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan penerapan teknologi ini juga sangat bergantung pada partisipasi masyarakat, khususnya dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber. Sampah anorganik akan diprioritaskan untuk diolah di TPS, sementara sampah organik diharapkan dapat dikelola di lingkungan masing-masing.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, S.T., M.T., menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus memberikan pendampingan hingga tahap operasional reaktor berjalan optimal, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung dan tim Unisba.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dudy Prayudi, S.T., M.T., berharap teknologi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi beban sampah Kota Bandung yang saat ini mencapai sekitar 1.500 ton per hari.

“Ini merupakan upaya kolaboratif antara pemerintah dan perguruan tinggi. Kami berharap manfaat dari pengoperasian reaktor plasma ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. (sani/bnn)

Leave a Response