Ratusan Jama’ah Padati Masjid Al-Ikhlas Untuk Melaksanaan Shalat Idul Adha 1446 H. / 2025 M.
KBB. BANDUNGPOS ID.
Ratusan kaum muslimin dan muslimat hadir memenuhi Masjid Al-Ikhlas Kampung Sinarmulti, Desa Selacau, Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat, dalam rangka melaksanakan shalat Idul Adha 1446 Hijriah, Jum’at (6/6/25).
Bertindak sebagai petugas shalat Idul Adha 1446 H.di masjid Al ikhlas sebagai bilal Ust. Mamur, Khotib Ust. Cecep Hasanudin dan Imam Ust. Dudung Mulyana.

Dalam khutbahnya Ust. Cecep Hasanudin menyampaikan tentang penyakit hati, dalam Islam merujuk pada penyakit rohani yang menyerang hati manusia, seperti iri hati, dengki, sombong, dan cinta dunia. Hati yang sakit dapat mengganggu keharmonisan hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Untuk mengobati penyakit hati, dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan menjauhi hal-hal yang merusak hati.
Selajutnya Cecep melanjutkan, penyakit hati dalam Islam, merupakan sifat buruk atau perilaku tercela yang dimiliki oleh seseorang. Mereka yang memiliki penyakit hati, kehadirannya akan menjadi penderitaan bagi orang lain, bebernya.
Sebaliknya, orang dengan hati yang sehat akan menguntungkan orang-orang di sekitarnya. Bagaimana tidak? Hati yang sehat akan mempengaruhi seseorang dalam berperilaku sehari-hari.
Hal ini sebagaimana dalam sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:
“Ingatlah, dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Kalau segumpal daging itu baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya. Tetapi, bila rusak, niscaya akan rusak pula seluruh tubuhnya. Segumpal daging itu bernama qolbu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sementara usai shlat Idul Adha ketua DKM Masjid Al-Ikhlas Mukhsin Komara menyampaikan kepada BANDUNGPOS ID, Hari Raya Idul Adha 1446 H. kali ini di Masjid Al-Ikhlas tidak ada yang kurban.
“Penyebabnya, khusus masyarakat sekitar Masjid A-Ikhlas yang berbarengan dengan anak masuk sekolah.Sehingga peserta kurban tahun ini berkurang, ada juga yang kurban disembelih di masing-masing tempat yang kurban”, tutup ketua DKM Mukhsin Komara. ( KTP/BNN ).





