Pengajian Rutin Bulanan Masjid Al-Falah: Tafakur 1 Muharram, Jamaah Diajak Introspeksi & Jaga Keseimbangan Hidup

KBB, Bandungpos. Id – Suasana penuh kekhusyukan dan hikmah menyelimuti kegiatan pengajian rutin bulanan yang diselenggarakan di Masjid Al-Falah, Kampung Sinarjaya, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (14/6/2026). Acara ini hadir sebagai momen reflektif yang mendalam menjelang kedatangan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawasul dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Heri, memohonkan limpahan rahmat, kesehatan, serta keberkahan bagi seluruh umat dalam menjalani kehidupan.
Memasuki sesi pembuka, Ustaz Hasanudin Bunyamin menyampaikan ceramah yang sangat menyentuh hati. Beliau dengan tegas menekankan pentingnya introspeksi atau muhasabah diri. Ia mengajak jamaah untuk berhenti sejenak, jujur mengakui kekurangan, dan mengevaluasi perjalanan hidup agar tidak terjebak dalam kelalaian duniawi.
Dalam paparannya, ia mengingatkan bahaya nyata ketika manusia terlalu asyik mengejar rezeki hingga melupakan ibadah. Seringkali kesibukan membuat hati lengah dan melalaikan evaluasi diri. Padahal, kesuksesan sejati bukan hanya harta yang melimpah, melainkan juga ketenangan jiwa dan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat.
Memasuki acara inti, KH. M. Hariri AA., MA. melanjutkan dengan menelaah Kitab Al-Hikam. Dalam pembahasannya yang sarat makna, beliau menegaskan prinsip hidup yang lurus:
“Berusahalah dengan sungguh-sungguh mencari rezeki, namun jangan pernah melupakan ibadah.”
Beliau menjelaskan bahwa mencari nafkah adalah kewajiban dan ladang amal, namun ibadah adalah pondasi kehidupan. Seperti pesan bijak Hasan al-Bashri, dunia hanyalah tempat singgah sementara, sedangkan akhirat adalah tempat yang kekal. Keseimbangan antara tangan yang bekerja dan hati yang berdoa adalah kunci bahagia dunia dan akhirat.
Seluruh hadirin tampak menyimak setiap butir nasihat dengan penuh kekhusyukan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kesadaran kolektif untuk senantiasa memperbaiki diri, menjaga keseimbangan hidup, dan meningkatkan ketakwaan demi meraih keberkahan yang sempurna, baik di dunia maupun di akhirat kelak. (Ask/Id)***





