Rakyat Tagih Realisasi Janji Pembangunan Underpass di Kawasan Bunderan Cibiru
Tagih Realisasi Janji Pembangunan Underpass di Kawasan Bunderan Cibiru

BANDUNG, BANDUNGPOS– Jalanan padat mulai terjadi di Jalan Cibiru menuju Cileunyi, Senin lalu . Kawasan perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung itu seolah menjadi titik lelah para pengendara, terutama di jam-jam sibuk.
Dhita (23), seorang guru yang setiap hari perjalanan dari jalan Manisi ke tempat kerja di kawasan Gedebage, tak bisa menyembunyikan rasa jengkelnya. Ia menagih realisasi janji pembangunan underpass di kawasan Bunderan Cibiru yang pernah diwacanakan pemerintah.
“Katanya bakal ada underpass, kapan sih pembangunannya, kok belum mulai-mulai? Kita kan kendaraan dari arah Manisi mau ke Soekarno Hatta juga terhambat,” kata Dhita.
Ia menambahkan, kemacetan di ruas Bunderan Cibiru hingga ke arah Cileunyi seolah tak pernah ada habisnya.
“Kapan selesainya, gini terus, harus ada solusi dong buat pemerintah,” tegasnya. “Semoga pembangunan underpass bisa terealisasi,” tambahnya.
Bandung Masuk 12 Besar Kota Termacet Dunia
Harapan agar pembangunan underpass segera terealisasi juga diungkapkakn Muslimin (46), warga sekitar yang sering melintasi jalur tersebut. Menurutnya, belum ada langkah konkret dari pemerintah dalam mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Sama mengeluh juga, tapi ini jalan kecil, kalau dilebarkan jalan nya enggak mungkin juga,” ujar Muslimin.
Pantauan awak media sekitar Pukul 08.30 WIB di ruas jalan tersebut, dibandingkan kendaraan dari arah Cileunyi ke Cibiru, arus lalu lintas dari arah Cibiru ke Cileunyi lebih padat. Kepadatan lalu lintas ini terjadi penyempitan atau kemacetan.
Di mana arus lalu lintas dari arah Jalan Soekarno Hatta empat lajur, ketika masuk ke ruas Jalan Cibiru-Cileunyi menjadi dua lajur. Ditambah kendaraan dari arah Jalan AH Nasution, lalu lintas di jalan tersebut semakin padat.
Selain penyempitan jalur, di jalan itu terdapat sekolah yang di mana warga yang mengantarkan anaknya dengan menggunakan kendaraan kerap menggunakan bahu jalan untuk berhenti sehingga terjadi perlambatan arus lalu lintas di jalan tersebut.
Tak hanya itu, kendaraan yang berputar di kawasan Jalan Cibiru Hilir menuju juga menuju sumbangsih perlambatan arus lalu lintas. Begitupun kendaraan yang keluar dari kawasan organisasi dan perumahan.
Underpass di Cibiru Bandung Siap Dibangun Tahun Depan
Sekadar diketahui, Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menjabat sebagai Wali Kota Bandung, pada tahun 2015 pernah memamerkan desain terowongan lintas bawah atau underpass Cibiru. Pembangunan underpass ini merupakan upaya untuk mengurai kemacetan di Cibiru.
Namun, sudah tahun 2025, rencana tersebut hanya sekedar wacana. Berdasarkan catatan detikJabar, kabar soal underpass Cibiru sempat menghangat lagi di tahun 2022.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi Jabar Kementerian PUPR Dedy Haryadi saat itu mengatakan desain underpass Cibiru dilakukan Pemkot Bandung. PUPR saat ini masih meninjau desain tersebut.
“Kita lagi review kembali agar diusulkan di tahun 2024, karena anggarannya terbatas. Desain belum final. Tapi, estimasi pengerjaan bisa selesai,” kata Dedy di Balai Kota Bandung, Kamis (6/10/2022) ketika itu.** ( Adem/BNN)





