Kolom Sosial Politik

Pesantren dan Presiden

326views

 

Oleh: Ridhazia

DIBERITAKAN, usulan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama direstui Presiden.

“Saya merestui usulan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren,” kata Prabowo, saat memberi sambutan dalam agenda Hari Santri Nasional, Jumat (25/10).

Sebagai representasi negara muslim terbanyak sedunia, keputusan Kepala Negara relevan dengan kebutuhan layanan pemerintah pada lembaga pendidikan pesantren yang tercatat pada tahun 2025 sebanyak 42.433 lembaga.

Pendidikan non-kolonial yang tersebar di pelosok negeri dari Aceh hingga Papua ini menjadi embrio pendidikan Islam di Indonesia moderen dan terdepan.

Babakan Ciwaringin dan Buntet

Jawa Barat tercatat di Kementerian Agama menjadi provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak, yakni 12.977 pesantren dengan Jawa Barat memiliki jumlah santri terbanyak sekitar 376.791 santri pada Oktober 2025.

Dua pesantren tradisional terkemuka di Jawa Barat, yakni Pesantren Babakan Ciwaringin dan Pesantren Buntet tercatat menjadi pesantren tertua di Indonesia.

Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon didirikan tahun 1705 oleh KH Hasanuddin bin Abdul Latif. Jumlah santri mukim 10.000 santri. Ditambah 2000 santri mukim.

.Sedangkan Pondok Pesantren Buntet yang didirikan pada tahun 1750 oleh Kiai Muqoyyim, Mufti Keraton Kanoman Cirebon. Jumlah santri mukim di pesantren ini tembus angka 8.000 santri. Ditambah 2000 santri kalong.

Tasikmalaya Juara

Kabupaten Tasikmalaya masih terdeoan sebagai kabupaten dengan jumlah pesantren terbanyak, yakni 1.344 lembaga pendidik pesantren.

Selanjutnya Kabupaten Bogor (1.093), Kabupaten Garut (1.055), Kabupaten Cirebon (726), Sukabumi (692), Bandung Barat (475), Karawang (470), Ciamis (440), Cianjur (353) dan Majalengka (260).

Pesantren Muhamdiyah dan Persis

Pesantren Muhammadiyah juga tersebar di seluruh Indonesia. Jumlahnya mencapai 444 pada Oktober 2025. Pesantren-pesantren ini tidak dimiliki secara personal melainkan merupakan milik kolektif organisasi Muhammadiyah

Sedangkan jumlah pesantren Persis  diperkirakanl 250 pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.*

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response