Puisi Mahasiswa

Pancawarsa

22views

Karya: Nurul Zakiya

Malam ini aku sendiri disudut ruang yang senyap
‎Menatap lembaran tanpa aksara
‎Terjebak dalam ilusi yang tak kasat mata
‎Seakan aku kembali hidup didalamnya

‎Aku kembali menyusuri sekeliling isi rumah lima tahun silam
‎Kursi coklat tempat kumpul keluarga
‎Ruang makan dan ocehan ringan yang membuat tertawa
‎Semua tampak sama, tersusun rapi disana

‎Seketika aku tersadar oleh dunia yang fana
‎Bahwa yang baru saja aku bayangkan hanyalah kisah lama
‎Kisah yang hanya mampu kuputar dalam benak kepala
‎Kisah yang dulu sangat Bahagia

‎Kini langkahmu tak lagi pulang
‎Buah tangan sudah tak pernah kau bawakan
‎Dekapanmu yang hangat tak pernah lagi ku rasakan
‎Kau hilang, meninggalkan kisah dalam ingatan

‎Hai, lihat aku…
‎Mana janjimu yang dulu?
‎Yang katanya ingin melihatku memakai toga sebagai seorang sarjana
‎Yang katanya ingin mengajakku mengelilingi indahnya dunia

Lihat aku… kini aku melangkah sendiri
Menapaki jalan panjang tanpa kau temani
Diam dan membisu ditengah riuhnya kota ini
Hilang arah, dan entah kemana lagi aku harus berlari

‎Maaf tuhan, bukan aku tak menerima ketetapanmu
Aku ikhlas, namun aku hanya rindu
‎kini, aku titipkan ia di sisi mu
‎Hingga kelak kau pertemukan aku dengannya di telaga indahmu

*Nurul Zakiya, mahasiswa prodi Ilmu Jurnalistik Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, menyukai karya fiksi puisi dan novel milenial, bermukin di Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Leave a Response