
125views
Karya: Winda Alya Azzahra
Kita lahir dari tanah yang sama,
tumbuh dengan luka dan tawa,
berjalan mengejar banyak nama,
lalu pulang pada diri yang sederhana.
Kita pernah ingin menjadi sempurna,
menyembunyikan retak di balik bahagia
padahal manusia bukan tanpa cela,
melainkan yang tetap melangkah meski terluka.
Kita hanyalah manusia,
kadang kuat, kadang tak berdaya,
hari ini mampu menata asa,
esok mungkin kembali kehilangan arah.
Tak semua harus kita mengerti,
tak semua harus kita miliki,
sebab hidup bukan tentang menguasai,
melainkan belajar menerima dan memahami.
* Winda Alya Azzahra, mahasiswa Prodi Ilmu Jurnalistik Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, peminat karya seni budaya dan kesusasteraan, bermukim di Bandung, Jawa Barat.
add a comment


