Kolom Sosial Politik

Korban Karhutla di Indonesia

20views

 

Oleh: Ridhazia

KABAR  kematian 3500 wafat karena korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terkonfirmasi dari studi ilmiah dari lembaga riset independen Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) yang berbasis di Helsinki.

Organisasi nirlaba ini mengungkapkan bahwa polusi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia diperkirakan menyebabkan 3.560 kematian pada bulan September 2026 saja.

Jika akumulasi korban dari bulan Agustus dimasukkan, total perkiraan kematian akibat asap karhutla mencapai sekitar 5.260 jiwa.

Penyebab Kematian:

Angka kematian ini bukan karena orang yang terbakar langsung oleh api. Melainkan akibat paparan jangka pendek dari partikel halus beracun yang terkandung dalam asap karhutla.

Partikel yang sangat kecil menembus paru-paru dan masuk ke aliran darah, memicu penyakit pernapasan akut, stroke, hingga serangan jantung.

Kematian dini ini paling banyak terkonsentrasi di wilayah Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan sebagian lainnya yang terdampak di sebagian wilayah Indonesia lainnya.

Estimasi Pemodelan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak merespons laporan lembaga penelitan itu.

Pihaknyanhanua menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan estimasi pemodelan dampak kesehatan berdasarkan data polutan udara. Nukan jumlah kematian fisik yang tercatat langsung di rumah sakit berdasarkan data statistik klinis.*

*Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response